Bersama BJB, Crowde Meningkatkan Derajat Petani

Bersama BJB, Crowde Meningkatkan Derajat Petani
istimewa

INILAH, Bandung - Perusahaan rintisan fintek bidang pertanian Crowde terus berkolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB). Kini, berlanjutnya kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan di Puncak Manis, Jalan Sukamanis, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/11/2020). 

Kerja sama berlanjut dengan penyerahan modal kerja berupa kredit usaha rakyat (KUR) bagi petani di Jabar. Crowde dipilih sebagai perusahaan bidang pertanian yang menaungi petani binaan.

Pemimpin Divisi Kredit UMKM BJB Denny Mulyadi menyebutkan, pihaknya percaya ekonomi suatu wilayah harus dimulai dari pelaku usaha dan petani lokalnya. Untuk itu, Crowde mempunyai peran sebagai mitra yang dapat memfasilitasi serta memberi pendampingan kepada para petani.

"Kami ada untuk mendukung petani, bersama Crowde untuk membawa petani ke level yang
lebih tinggi dimulai dari memiliki kemampuan mengelola keuangannya sendiri," kata Denny dalam rilis yang diterima, Jumat (6/11/2020).

Sementara itu, CEO dan Co-founder Crowde Yohanes Sugihtononugroho menambahkan mitra
petani merupakan bagian yang dinamakan ultra-entrepreneur. Sebab, mereka berlaku sebagai konseptor di bisnisnya sendiri. 

Dia menyebutkan, mitra petani mulai menjalankan bisnis dengan mengurus pendanaan, perencanaan budidaya, sampai melakukan penjualan/pemasaran. Sehingga permodalan beserta pengelolaan modal bisa menjadi salah satu misi yang mampu menaikkan level petani dan membuat hidup mereka jadi lebih sejahtera.

Kerja sama yang terjalin di antara keduanya terkait penyaluran KUR mikro menggunakan
metode crowd-lending. BJB menyuntikkan permodalan melalui Crowde untuk kemudian
dapat memberi kemudahan pembiayaan bagi para petani agar usaha mereka dapat lebih
produktif dan terus berkembang.

Tidak hanya sampai di situ, mitra petani Crowde juga akan mendapat dukungan atas seluruh proses peningkatan kapasitas produksi pangan dari awal masa tanam hingga panen. Crowde yang telah bekerja sama dengan 9 institusi off-taker dan 118 ritel off-taker akan memastikan penyerapan hasil panen petani lebih maksimal.

Hingga kini, mitra petani binaan Crowde di seluruh Indonesia mencapai 24.769 petani. Plus, ada 3.215 mitra toko tani yang akan berperan sebagai penyalur permodalan sistem cashless dengan menyalurkan modal kerja dalam bentuk sarana produksi yang dibutuhkan petani saat berbudidaya.

"Sedangkan, bersama BJB, kita telah menggarap total luas area lahan mencapai 33
hektare dengan total mitra sebanyak 66 petani. Nantinya, akan terus meluas ke Kabupaten Sukabumi dan juga wilayah Garut serta Cianjur agar dapat selalu mendukung para petani secara berkelanjutan," jelas Yohanes. (*)