Duh...Setelah Pesantren, Kini Muncul Klaster Nakes di Garut

Duh...Setelah Pesantren, Kini Muncul Klaster Nakes di Garut

INILAH, Garut – Penambahan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut yang luar biasa, memunculkan fakta lain. Klaster baru kini bermunculan di mana-mana.

Sepanjang Sabtu (7/11) kemarin, terdapat penambahan sebanyak 98 kasus baru positif Covid-19 di Garut. Tak kalah mengejutkan, sebagian merupakan klaster baru pesantren dan tenaga kesehatan. 

Padahal pihak GTPP Covid-19 Garut sebelumnya optimis penyebaran Covid-19 di kalangan pesantren dapat dikendalikan paskakejadian outbreak (peningkatan luar biasa) klaster pesantren di Kecamatan Balubur Limbangan dan Kecamatan Cipari belum lama ini.

Pada penambahan kasus baru positif Covid-19 sebelumnya bahkan terdeteksi ada klaster baru yakni klaster guru dan tenaga kependidikan. 

Faktanya, Ketua GTPP Covid-19 Garut yang juga Bupati Garut Rudy Gunawan bahkan menyebutkan, outbreak pada Sabtu kemarin bukan hanya klaster baru pesantren melainkan juga klaster rumah sakit swasta, puskesmas, dan klaster keluarga. Penularannya pun terbilang cepat.

“Berdasarkan kajian dari Bidang P2 (Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, ada suatu peristiwa adanya penularan yang begitu cepat serta banyaknya yang terkonfirmasi. Satu orang yang positif, setelah dilakukan tracing menghasilkan lebih dari 15 orang terkonfirmasi Covid-19,” kata Rudy dalam keterangan persnya diterima INILAH, Minggu (8/11/2020).

Sebanyak 98 kasus baru positif Covid-19 itu sendiri berasal dari Kecamatan Samarang (39 kasus), Leuwigoong (18 kasus), Garut Kota (11 Kasus), Tarogong Kidul (8 kasus), Tarogong Kaler (4 kasus), Cigedug (2 kasus), Karangpawitan (2 kasus), Cibiuk (2 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Cibatu (2 kasus), Wanaraja (2 kasus), Balubur Limbangan (1 kasus), Kadungora (1 kasus), Malangbong (1 kasus), Cikajang (1 kasus), Cilawu (1 kasus), dan Kecamatan Sukawening (1 kasus).

Sedangkan 19 orang dinyatakan sembuh berasal dari Kecamatan Sukaresmi (6 kasus), Cigedug (5 kasus), Pangatikan (2 kasus), Balubur Limbangan (1 kasus), Bayongbong (1 kasus), Tarogong Kidul (1 kasus), Wanaraja (1 kasus), Kadungora (1 kasus), dan Kecamatan Leles (1 kasus).

Menurut Koordinator GTPP Covid-19 Garut Muksin, hingga pukul 23.55 WIB, total jumlah mereka dinyatakan sembuh dari Covid-19 tercatat bertambah menjadi sebanyak 611 orang, dan masih terdapat sebanyak 287 pasien positif Covid-19 diisolasi perawatan di rumah sakit.(zainulmukhtar)