Sekda Minta DPMPPA Tingkatkan Target KLA Nindya

Sekda Minta DPMPPA Tingkatkan Target KLA Nindya
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor mengejar predikat Kota Layak Anak (KLA) ketegori Nindya pada 2021 mendatang. 

"Untuk mengejar predikat KLA ketegori Nindya tahun depan, saya sarankan DPMPPA turut andil dalam pembuatan buku pedoman bangunan Kota Bogor di Dinas PUPR agar nantinya setiap Mal, Kantor, dan Fasilitas Umum lainnya ada ruang laktasi, ruang bermain anak, serta ramah lansia dan difabel. Jadi nanti di satu buku pedoman itu ada semua kriteria yang ditentukan," ungkap Syarifah, Minggu (8/11/2020).

Sementara itu, Kepala DPMPPA Kota Bogor Iceu Pujiati mengatakan, kunjungan rapat kerja Sekda selain untuk pengenalan juga melihat fungsi DPMPPA Kota Bogor Tahun Anggaran (TA) 2020 dan TA 2021. Pada TA 2020 anggaran DPMPPA di refocusing, meski ada beberapa target kinerja yang tidak tercapai, namun kegiatan inti DPMPPA dialihkan ke kegiatan pencegahan Covid-19. 

"Sebut saja edukasi protokol kesehatan dan pembagian alat kesehatan untuk 981 posyandu di Kota Bogor demi meminimalisir tingkat penularan di posyandu yang tetap berjalan di masa Pandemi. Jangan sampai dampak Covid-19 ada anak Kota Bogor yang stunting. Jadi selama Pandemi posyandu tetap jalan dan dari DPMPPA membagikan Thermogun, Face Shield, Masker, Disinfektan, Sabun Cuci Tangan, dan Pencuci Tangan Portable," ungkap Iceu

Iceu menuturkan, pada 2021 mendatang selain ada perubahan nama dinas menjadi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DPPA), pihaknya juga menargetkan predikat Kota Layak Anak dari tingkat Madya ke tingkat Nindya serta menargetkan predikat Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Pencapaian Kesejahteraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi tingkat Utama dari sebelumnya tingkat Madya. (Rizki Mauludi)