Sesuai Progres, Tapi Jumlah Kios Rest Area Puncak Bisa Berkurang

Sesuai Progres, Tapi Jumlah Kios Rest Area Puncak Bisa Berkurang
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Puncak - Pembangunan 516 kios di Rest Area Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sudah mulai dikerjakan. 

Namun, ada potensi berkurangnya jumlah kios karena di beberapa titik calon pembangunan kios. Sebab, beberapa lahan tidak memungkinkan untuk dibangun kios seperti ada saluran air milik warga dan lainnya.

"Ada kemungkinan  potensi berkurangnya jumlah kios, dimana empat zona yang lahannya tidak dimungkinkan untuk dibangun kios. Namun saat ini masih dalam pembahasan serta review DED (detail engineering design) bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor," ucap Project Manager Area PT Japayasaprima Kontruksindo Adi Radityo kepada wartawan, Minggu (8/11/2020).

Dia menerangkan, semula pihaknya terkendala lahan yang belum matang dan saat ini terus dikerjakan PT Subota International Contractor selaku pemenang lelang proyek penataan kawasan dan pembangunan Rest Area Puncak.

"Pekerjaan kami yaitu pembangunan 516 kios ini tergantung pada pekerjaan proyek penataan kawasan dan pembanguann Rest Area Puncak atau tepatnya pekerjaan proses pematangan lahan, saat ini kerjasama kami bersama PT. Subota International Contractor sangat baik hingga progres pembangunan 516 kios sesuai rencana kerja," terangnya.

Faktor sudah masuknya musim penghujan di Bumi Tegar Beriman menurut Adi juga menjadi kendala pembangunan 516 kios yang nantinya akan ditempati para pedagang kaki lima (PKL).

"Ga masuk musim penghujan saja, Kawasan Puncak ini kerap diguyur hujan apalagi saat ini. Tetapi kendala cuaca ini kami sudah antisipasi dengan berbagai langkah hingga kami optimis proyek yang kami kerjakan selesai tepat waktu," tutur Adi.

Dia menjelaskan bahwa proyek pembangunan kios di Rest Area Puncak ini terus dimonitor oleh Disdagin Kabupaten Bogor, dimana evaluasi dilakukan setiap hari dengan sistem online.

"Walaupun saat ini masih masa pandemi Covid-19 namun tidak mengendorkan monitoring yang dilakukan oleh Disdagin Kabupaten Bogor selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), pelaporan kerja pembangunan kios dilakuka  tiap hari dengan sistem online," jelasnya. (Reza Zurifwan)