Ingin Berlibur di Masa Pandemi, Yuk Patuhi Prokes

Ingin Berlibur di Masa Pandemi, Yuk Patuhi Prokes
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Bandung - Masa pandemi, banyak traveler yang mengurungkan niatnya untuk berlibur, menikmati pesona alam Indonesia. Hal itu pula yang awalnya dirasakan ibu muda satu anak ini.

Sama dengan penjelajah wisata lainnya, Astri Agustina (30), keinginan berlibur sudah lama terpendam semenjak Corona Virus Disease  atau yang kerap disebut Covid-19 jadi momok menakutkan warga dunia.  

Namun, angin segar kembali dirasakan Astri, saat Indonesia mengeluarkan kebijakan new normal atau adaptasi kehidupan baru (AKB). Perlahan, semua objek wisata mulai dibuka dengan aturan menerapkan standar protokol kesehatan (Prokes) 3M, yakni menajaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan. 

Kendati begitu, rasa waswas masih menghantui para traveler, terlebih saat bepergian bareng sama keluarga. Nah, bagi traveler yang ingin bepergian tanpa dihinggapi rasa khawatir terjangkit Covid-19, ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

Seperti yang dilakukan Astri atau yang karib disapa Achi ini. Baginya berlibur dan mengunjungi tempat-tempat indah dan eksotis merupakan salah satu upaya untuk melepaskan kepenatan dari rutinitasnya  sebagai wanita karir, dan seorang ibu satu anak. 

Achi, sapaan karibnya, mengaku sudah menjelajahi beberapa tempat liburan, baik mancanegara maupun dalam negeri. Semenjak pandemi covid-19, Achi pun harus memendam keinginannya untuk mengeksplor keindahan Indoesia. 

Baru, setelah diterapkannya AKB, Achi pun memberanikan diri untuk liburan. 
Bagi para traveler yang ingin belibur, tanpa dihinggapi rasa takut akan virus yang masih melanda dunia ini, Achi pun tak segan-segan membagikan pengalamannya agar tetap nyaman dan aman selama berlibur, terlebih saat bersama si buah hati.  

"Bepergian di masa pandemi ini, berbeda dengan berpergian seperti biasa. Para traveler harus selalu waspada, karena kondisinya tidak sebebas dulu. Gak bisa bebas menjelajah destinasi mana pun yang dipengen," katanya. 

Namun, jika memang sudah tidak tahan dan ingin belibur  pilih traveling pakai kendaraan pribadi, dan itu  jauh lebih aman dibanding menggunakan transporatsi umum. Terlebih saat bersama anak kecil.  

"Menurut saya jauh lebih aman dan nyaman (kendaraan pribadi). Karena kan, saya perginya sama anak usia 3 tahun, kalau pakai transportasi umum masih belum berani," katanya. 

Selain itu, bagi traveler yang akan bepergian dengan si buah hati juga terlebih dulu harus menentukan destinasi yang akan dituju, dan jika bisa pilih destinasi liburan yang tidak terlalu ramai pengunjung. 

"Kebetulan kemarin saat ke Lampung, khususnya ke pulau Pahawang, Tegal Mas dan sekitarnya masih belum ramai jadi gak terlalu deg-degan," ujarnya. 

Namun, lanjutnya, yang tidak kalah penting dan wajib diperhatikan saat berlibur di masa pandemi, yakni tetap menerapkan protokol kesehata. Sebelum berangkat, jangan lupa bawa obat-obatan lengkap, masker, face shield, tisue basah, dan hand sanitizer.

"Sabun buat cuci tangan kapan dan di mana aja selagi bisa, wajib banget buat dibawa. Intinya kebersihan tetap yang utama," ujarnya.

Achi pun menambahkan, bagi mereka yang ingin berlibur sebenarnya tidak selalu harus keluar kota atau mengunjungi objek wisata, dan di dalam kota juga bisa. Yakni, dengan melakukan stay cation. 

Staycation merupakan liburan yang dilakukan di rumah atau di dekat rumah tanpa pergi atau melakukan perjalanan ke tempat lain. Menurutnya, itu bisa jadi alternatif traveler untuk berlibur selama di musim pandemi. 

"Kemarin sempat stay cation di salah satu hotel daerah Cihampelas yang sudah menerapkan protokol kesehatan. Lumayan jadi solusi pelepas penat," tegasnya. 

Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan saat bepergian di masa pandemi ini, yakni selalu menjaga kesehatan tubuh, asupan makanan yang bergizi dan teratur sangat penting,  ditambah  vitamin agar kondisi badan tetap fit dan bugar. (Ahmad Sayuti)