Daop 2 Siapkan 1.113 Tiket Gratis Bagi Tenaga Kesehatan dan Guru

Daop 2 Siapkan 1.113 Tiket Gratis Bagi Tenaga Kesehatan dan Guru
istimewa

INILAH, Bandung - Memperingati Hari Pahlawan tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) membagikan voucher tiket secara cuma-cuma kepada guru dan tenaga kesehatan. Ribuan voucher tiket itu bisa digunakan pada 8-30 November 2020.

Executive Vice President PT KAI Daop 2 Iwan Eka Putra mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini guru merupakan sosok utama di garda terdepan pendidikan nasional. Mereka tetap berjuang mendidik murid menjadi generasi penerus bangsa. Sedangkan, para tenaga kesehatan merupakan para pahlawan kemanusiaan yang tanpa kenal lelah dan rela berkorban demi keselamatan orang lain.

“Program Gratis Naik KA ini kami berikan sebagai bentuk penghormatan kepada guru dan tenaga kesehatan, karena jasanya sebagai pahlawan di tengah pandemi. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya,” kata Iwan, belum lama ini.

Khusus untuk program tersebut, Daop 2 menyediakan 1.113 voucher tiket gratis yang dapat digunakan naik KA jarak jauh ke berbagai tujuan pada periode keberangkatan 8-30 November 2020. Di wilayah Daop 2, voucher dapat ditukar dengan tiket KA Argo Parahyangan relasi Bandung-Gambir, KA Argo Parahyangan relasi Kiaracondong-Gambir, KA Malabar relasi Bandung-Malang, KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng, dan KA Turangga relasi Bandung-Surabaya Gubeng. 

Menurutnya, yang berhak mendapatkan voucher tersebut yakni guru TK-SMA atau sederajat dan tenaga kesehatan. Program ini tidak berlaku untuk dokter, petugas administratif, dan tata usaha. Syarat untuk mendapat voucher bagi guru yaitu menyerahkan fotokopi identitas sebagai guru berupa kartu atau surat keterangan. Sedangkan, untuk tenaga kesehatan hanya menyerahkan fotokopi surat izin praktik (SIP) yang masih berlaku. 

Pelayanan voucher gratis dapat dilakukan di Loket Angkutan Rombongan, Jalan Stasiun Timur No 14 Bandung dengan waktu operasional Senin-Jumat pukul 09.00-16.00 WIB. Pengambilan voucher tidak dapat diwakilkan. Kuota pengambilan voucher per hari terbatas untuk menciptakan physical distancing. 

Secara rinci, voucher tiket KA eksekutif itu dapat diambil mulai 7-29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket KA keberangkatan 8-30 November 2020. Adapun voucher tiket KA ekonomi dapat diambil mulai 11- 29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket KA keberangkatan 12-30 November 2020.

“Terima kasih kepada para guru dan tenaga kesehatan atas pengabdiannya selama ini. Semoga voucher gratis ini bermanfaat dan kegiatan ini juga sebagai wujud kepedulian dan bukti bakti KAI untuk Indonesia,” ujarnya.

Dia menambahkan, KAI hanya menggratiskan biaya tiket KA-nya saja melalui voucher yang diberikan. Adapun untuk biaya rapid test sebesar Rp85 ribu jika dilakukan di stasiun menjadi tanggung jawab pengguna voucher. Sebagaimana diketahui, kepemilikan surat bebas Covid-19 itu merupakan syarat utama menggunakan moda transportasi kereta.

Saat menggunakan layanan KA jarak jauh, pelanggan harus dalam kondisi sehat, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius dan menunjukkan surat bebas Covid-19 berupa tes PCR atau rapid test yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan). Pelanggan diharuskan menggunakan face shield yang disediakan KAI secara cuma-cuma selama dalam perjalanan dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang. 

“Untuk informasi lebih lanjut terkait Program Gratis Naik KA Bagi Guru dan Tenaga Kesehatan ini, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121,” imbuh Iwan. (Doni Ramdhani)