Tuntaskan PTSL, Kabupaten Bogor Butuh Anggaran Rp300 Miliar

Tuntaskan PTSL, Kabupaten Bogor Butuh Anggaran Rp300 Miliar
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Setidaknya, Pemkab Bogor membutuhkan anggaran hingga Rp300 miliar untuk menuntaskan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Dengan jumlah bidang yang belum tersertifikat sebanyak 1 juta bidang dikali Rp300 ribu, maka kebutuhan pembiayaan pensertifikatan bidang melalui program PTSL itu besarnya Rp300 miliar," kata Kepala Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor Sepyo Achanto kepada wartawan, Senin (9/11/2020).

Dia menerangkan, target pensertifikatan 1 juta bidang tersisa di Bumi Tegar Beriman yakni pada 2024 mendatang.

"Program PTSL ini selesai pada 2024 mendatang secara berkala. Target kita lebih lambat progresnya dibanding Kota Bogor karena dari segi jumlah bidang dan luasnya saja banyakan Kabupaten Bogor," terangnya.

Piyo sapaan akrabnya menuturkan, untuk 2020 ini karena terkendala pandemi Covid-19, maka jumlah bidang yang tersertifikatkan hanya 20.000 bidang.

"Ada refocusing anggaran hingga bidang yang tersertifikatkan hanya 2.000 bidang dari target sebelumnya yang berada di atas ratusan ribu bidang. Tapi selain dengan bidang perorangan, kami juga melakukan pemetaan bidang perkecamatan lokasi yang sudah ditunjuk untuk mendapatkan program PTSL," tutur Piyo.

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan hari ini secara simbolis pihaknya menyerahkan sertifikat tanah kepada para pemilik bidang.

"Di Komplek Pemkab Bogor ada 60 orang, di Istana Bogor ada 30 orang warga Bumi Tegar Beriman yang ke Istana Bogor untuk menghadiri penyerahan sertifikat bidang yang melalui program PTSL. Sedangkan secara keseluruhan hari ini kami bagikan 4.800 sertifikat gratis," jelas Ade.

Dosen di Universitas Ibnu Khaldun (UIK) itu melanjutkan, tahun ini Pemkab Bogor menganggarkan Rp5 miliar untuk program PTSL.

"Tahun ini kita berikan Rp5 miliar, kalau untuk tahun depan anggaran yang akan kami berikan disesuaikan dengan permohonan dan kemampuan APBD itu sendiri," lanjutnya. (Reza Zurifwan)