Preview Ajax vs Real Madrid: Menguji sang Raja

Preview Ajax vs Real Madrid: Menguji sang Raja
SANG juara bertahan Real Madrid akan meladeni Ajax Amsterdam dalam leg 1 babak 16 Besar
SANG juara bertahan Real Madrid akan memulai langkah mereka di fase knockout Liga Champions dengan bertandang ke markas Ajax Amsterdam. Ini medan bahaya!
 
Pelatih Santiago Solari enggan sesumbar. Dia yakin betul, hanya kesempurnaan performa yang bisa bikin timnya berjaya dalam leg pertama 16 besar Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Rabu (13/2) ini hari WIB itu.
 
Madrid memang unggul dari sisi materi pemain. Jauh, pengalaman serta kualitas Karim Benzema dan kawan-kawan dibandingkan skuat muda Ajax. 
 
Madrid selalu menang dalam enam pertemuan terakhir dengan Ajax, mencetak 20 gol dan hanya kebobolan dua. Dari 20 gol, 11 di antaranya mereka cetak di Amsterdam. Melihat catatan itu, wajar jika Los Blancos cukup difavoritkan menang.
 
Tapi setidaknya, Solari menyebut dua faktor yang membuat Ajax benar-benar berbahaya di mata dia. Yang pertama, semangat juang para pemain muda. Lalu, performa menyerang yang kerap diperagakan skuat besutan Erik Ten Hag itu.
 
“Ajax tim yang sangat bagus. Kita tahu mereka punya sistem pemain muda yang terus bekerja untuk tim utama. Komitmen mereka terhadap pemain muda sangat luar biasa. Mereka juga memeragakan permainan menyerang yang sangat berbahaya,” kata Solari seperti dilansir AS. 
 
Solari sudah belajar banyak dari kiprah timnya di sepanjang fase grup. Di ajang Liga Champions, kata dia, semua tim bisa menyulitkan.
 
“Itulah cara mereka bekerja, dengan tim yang sudah menunjukkan tampil kompetitif musim lalu. Laga nanti akan berjalan sangat sulit seperti semua laga kami di Liga Champions selama ini,” tambahnya.
 
Ajax adalah ujian pertama Madrid untuk mencetak sejarah. Ya, Madrid ingin mewujudkan mimpi meraih gelar keempat secara beruntun.
 
“Tidak ada yang tidak mungkin untuk Real Madrid. Tapi kami tidak memikirkan itu dulu karena masih ada beberapa pertandingan penting menuju babak final. Saat ini kami hanya ingin memberikan yang terbaik di lapangan” ujarnya.
 
Solari sudah punya bayangan untuk susunan pemain inti. Meski mencetak gol dalam derby kontra Atletico Madrid, Gareth Bale belum tentu jadi starter saat melawan Ajax.
 
Solari bisa saja memasang Lucas Vazquez untuk turun bersama Vinicius Junior dan Karim Benzema dari menit awal.
 
Di lini tengah, trio Luka Modric, Casemiro dan Toni Kroos. Di belakang, Thibaut Courtois bakal diproteksi Raphael Varane dan sang kapten Sergio Ramos.
 
Sementara itu Ajax datang ke laga ini dengan problem inkonsistensi. Mereka hanya menang sekali dan dipaksa menelan dua kekalahan pahit dalam tiga laga terakhir.
 
Dua kekalahan itu adalah dengan skor 2-6 di kandang Feyenoord dan 0-1 melawan tuan rumah Heracles akhir pekan kemarin.
 
Sebelum itu, Matthijs de Ligt dan kawan-kawan sempat melalui 21 laga di semua kompetisi tanpa sekalipun tersentuh kekalahan.
 
Kondisi Frenkie de Jong sedikit diragukan. Gelandang pilar Ajax yang akan bergabung dengan Barcelona musim depan itu mengalami masalah otot, tapi kans dia untuk tampil tetap ada.
 
Dua bek Ajax, Nicolas Tagliafico dan Daley Blind, harus berhati-hati di laga ini. Jika mendapatkan kartu kuning, mereka harus melewatkan leg kedua di Santiago Bernabeu 5 Maret nanti. 
 
HEAD TO HEAD
04/12/12: Real Madrid 4-1 Ajax
03/10/12: Ajax 1-4 Real Madrid
07/12/11: Ajax 0-3 Real Madrid
27/09/11: Real Madrid 3-0 Ajax
23/11/10: Ajax 0-4 Real Madrid
 
LIMA LAGA TERAKHIR AJAX
09/02/19: Heracles 1-0 Ajax
02/02/19: Ajax 6-0 VVV-Venlo
27/01/19: Feyenoord 6-2 Ajax
24/01/19: Ajax 3-1 Heerenveen
20/01/19: Ajax 4-4 Heerenveen
 
LIMA LAGA TERAKHIR REAL MADRID
09/02/19: Atletico 1-3 Real Madrid
06/02/19: Barcelona 1-1 Real Madrid
03/02/19: Real Madrid 3-0 Deportivo Alaves
31/01/19: Girona 1-3 Real Madrid
27/01/19: Espanyol 2-4 Real Madrid
 
PRAKIRAAN PEMAIN
Ajax Amsterdam (4-3-3)
Onana (GK) Tagliafico, Blind, Ligt, Mazraoui (B) Schone, Jong, Beek (T) Tadic, Dolberg, Ziyech (D)
Pelatih: Erik ten Hag
Real Madrid (4-3-3)
Courtouis (GK) Carvajal, Varane, Ramos, Reguilon (B) Modric, Casemiro, Kroos (T) Vazquez, Benzema, Junior (D)
Pelatih: Santiago Solari