Cucu Saputra Nakhodai Ketua PGRI Kota Bandung Lima Tahun ke Depan

Cucu Saputra Nakhodai Ketua PGRI Kota Bandung Lima Tahun ke Depan
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Setelah memenangi pemilihan suara, kursi Ketua PGRI Kota Bandung periode 2020-2025 kini diduduki Cucu Saputra. Dia menggantikan Maman Sulaeman, pimpinan terdahulu.

Ketua PGRI Jabar Dede Amar mengatakan, proses pemilihan yang dilakukan PGRI Kota Bandung memberikan perubahan bagus. Terlebih, pemungutan suara dilakukan secara demokratis dan adil.

"Kami merasa bangga. Dari segi keuangan pun bagus," ujar Dede, saat ditemui di Kantor PGRI Jabar, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, dengan melanjutkan program yang sudah berjalan dengan baik, minimal mempertahankan apa yang sudah dibuat pimpinan terdahulu. Atas terpilihnya pemimpin yang baru, mudah-mudahan PGRI Kota Bandung semakin baik dan lebih maju.

“PGRI terus berubah berani memberikan perubahan suatu manfaat, sebab ini momen yang sangat bagus akan mempunyai bonus demografi tahun 2045,” imbuhnya.

Dede menambahkan ke depan pengurus PGRI harus berani tampil. Termasuk menyukseskan program ‘Hormati Guru Sayangi Teman’. Hal itu menurutnya harus diaplikasi dilapangan, tidak hanya di provinsi tapi juga di kabupaten/kota termasuk cabang.

"Saya beri contoh ya, misalnya ada kegiatan silaturahmi pengurus PGRI dengan tampil di masing-masing sekolah. Di samping itu, pengurus PGRI yang berasal dari SD menjadi pembina upacara di SMP,  yang SMP menjadi pembina di SMA begitu juga SMA menjadi pembina di SD atau di SMP. Nantinya hal itu menjadi salah satu cara komunikasi dan silaturahmi yang baik," papar Dede.

Sedangkan, Maman Sulaeman menambahkan kegiatan pemilihan ketua tersebut merupakan agenda lima tahunan.

"Syarat umum untuk menjadi pengurus, harus beragama, berdasarkan Pancasila, tidak rangkap jabatan dengan organisasi profesi lainnya, minimal yang dicalonkan pernah menjadi pengurus PGRI baik itu cabang maupun kabupaten/kota, menjadi anggota biasa, bukan anggota luar biasa, taat dan berintegritas terhadap organisasi PGRI," ujar Maman. (Okky Adiana)