Robert Alberts Bebaskan Pemain untuk Hengkang dari Persib

Robert Alberts Bebaskan Pemain untuk Hengkang dari Persib
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengeluarkan keputusan mengejutkan usai Liga 1 2020 ditunda. Pelatih asal Belanda ini memberikan kebebasan kepada para pemainnya untuk hengkang dari timnya. 

Pelatih asal Belanda ini mengaku tidak bisa berbuat banyak. Apalagi jika ada tawaran kontrak dari tim negara lain. Terlebih Liga 1 2020 mengalami penundaan cukup panjang. 

Sesuai dengan keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu ditunda sampai awal Februari 2021 mendatang. 

"Jika pemain mendapatkan tawaran yang bagus, itu tidak mustahil (pindah) karena pemain tidak bisa bermain sepak bola di Indonesia untuk saat ini," ujar Robert. 

Karena itu, pelatih berusia 65 tahun ini memastikan tidak akan menghalang-halangi para pemainnya jika berkeinginan untuk hengkang dari Persib dan membela klub di negara lain. 

"Jadi selalu ada kesempatan bagi mereka untuk pergi ke negara lain jika ada tawaran kontrak. Dan tentunya dalam dunia sepak bola profesional, mereka harus melihat itu. Kami juga harus melihat keuntungan dari pemain itu juga," katanya.

Robert menyatakan kekecewaannya dengan penundaan Liga 1 2020 ini. Terlebih Indonesia menjadi satu-satunya negara yang belum menggelar kompetisi sepak bola di tengah pandemi Covid-19. 

"Hanya kami satu-satunya negara yang tidak memainkan kompetisi sepak bola saat ini. Jadi semua harus melihat aspek yang berbeda. Bagaimana keuntungan bagi pemain, dukungan dari keluarga untuk karier mereka," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengeluarkan keputusan mengejutkan usai Liga 1 2020 ditunda. Pelatih asal Belanda ini memberikan kebebasan kepada para pemainnya untuk hengkang dari timnya. 

Pelatih asal Belanda ini mengaku tidak bisa berbuat banyak. Apalagi jika ada tawaran kontrak dari tim negara lain. Terlebih Liga 1 2020 mengalami penundaan cukup panjang. 

Sesuai dengan keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu ditunda sampai awal Februari 2021 mendatang. 

"Jika pemain mendapatkan tawaran yang bagus, itu tidak mustahil (pindah) karena pemain tidak bisa bermain sepak bola di Indonesia untuk saat ini," ujar Robert. 

Karena itu, pelatih berusia 65 tahun ini memastikan tidak akan menghalang-halangi para pemainnya jika berkeinginan untuk hengkang dari Persib dan membela klub di negara lain. 

"Jadi selalu ada kesempatan bagi mereka untuk pergi ke negara lain jika ada tawaran kontrak. Dan tentunya dalam dunia sepak bola profesional, mereka harus melihat itu. Kami juga harus melihat keuntungan dari pemain itu juga," katanya.

Robert menyatakan kekecewaannya dengan penundaan Liga 1 2020 ini. Terlebih Indonesia menjadi satu-satunya negara yang belum menggelar kompetisi sepak bola di tengah pandemi Covid-19. 

"Hanya kami satu-satunya negara yang tidak memainkan kompetisi sepak bola saat ini. Jadi semua harus melihat aspek yang berbeda. Bagaimana keuntungan bagi pemain, dukungan dari keluarga untuk karier mereka," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)