Covid-19 Meluas di 36 Kecamatan, Teranyar Cihurip dan Pamulihan

Covid-19 Meluas di 36 Kecamatan, Teranyar Cihurip dan Pamulihan

INILAH, Garut - Seiring masih meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut dengan diwarnai penambahan jumlah kasus kematian, sebaran kasus positif juga meluas menjadi di sebanyak 36 kecamatan.

Dua kecamatan terakhir ditemukan kasus baru positif Covid-19 yakni di Kecamatan Cihurip dan Pamulihan di wilayah selatan Kabupaten Garut, Selasa (10/11). Pada kedua kecamatan tersebut masing-masing ditemukan satu kasus positif, yakni laki-laki (KC-984) usia 35 tahun (Pamulihan), dan laki-laki (KC-1027) usia 30 tahun (Cihurip).

Dengan ditemukannya kasus baru positif Covid-19 di kedua kecamatan tersebut, kini, dari total 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, hanya di sebanyak enam kecamatan tak ditemukan kasus penularan SARS-Cov2 atau Covid-19. Keenam kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Peundeuy, Cisompet, Pameungpeuk, Mekarmukti, Caringin, dan Kecamatan Cisewu. Semuanya berada di wilayah selatan Garut.

Sejauh ini, di enam kecamatan tersebut hanya ditemukan kasus suspek, dan kontak erat dengan jumlah kasus bervariasi. 

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut menunjukkan, dari sebanyak 36 kecamatan terdampak Covid-19 di Garut,sebanyak 23 kecamatan di antaranya memiliki jumlah kasus positif Covid-19 di atas sepuluh kasus. Kasus positif terbanyak berada di wilayah Kecamatan Pangatikan (178 kasus), disusul Kecamatan Tarogong Kidul (86 kasus), Cilawu (78 kasus), Garut Kota )76), dan Kecamaan Samarang (64 kasus). Di kecamatan lainnya, jumlah kasus positif Covid-19 bervariasi, mulai satu hingga 60 kasus.

Total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri mencapai sebanyak 1.029 kasus dengan 21 kasus kematian. Sebanyak 626 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19, dan sebanyak 382 orang masih dalam isolasi perawatan di rumah sakit.

Jika ditambahkan kasus suspek, kontak erat, dan probable maka total jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 13.515 kasus dengan 59 kematian. Rinciannya, sebanyak 1.029 kasus positif dengan 21 kematian, sebanyak 3.285 kasus suspek dengan 38 kematian, 9.201 kasus kontak erat tanpa ada kematian, dan nol kasus probable.(zainulmukhtar)