Kasus Covid-19 di Kota Bandung Kembali Meningkat

Kasus Covid-19 di Kota Bandung Kembali Meningkat
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, kasus Covid-19 di Kota Bandung kembali mengalami peningkatan. Penambahan kasus itu seiring dengan dilakukannya pelacakan, tes masif, dan trasing. 

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, pada 11 Oktober 2020 tercatat ada 1.584 kasus. Hingga 10 November 2020, catatan itu bertambah menjadi 2.262 kasus positif Covid-19. 

"Dalam satu bulan itu kurang lebih bertambah sebanyak 600 kasus. Tetapi angka positif aktif mengalami penurunan dalam satu bulan terakhir. Dari 260 kasus bulan lalu menjadi 258 kasus di bulan ini," kata Ema di Balai Kota Bandung, Rabu (11/11/2020). 

Selain itu, dia menuturkan angka kesembuhan Covid-19 pun mengalami peningkatan sebanyak 600 lebih pasien dari satu bulan lalu. Angka kematian pun turut meningkat dari 64 menjadi 95 orang pada bulan ini. 

Sedangkan, angka reproduksi Covid-19 masih berada di bawah satu yakni 0,82 yang menunjukan kasus Covid-19 masih terkendali. Namun demikian, positivity rate menunjukan masih tinggi yaitu di 7,02 persen. 

"Penambahan meninggal mencapai 31 orang dengan faktor penyebab usia yang 73 persen karena penyakit penyerta. Kalau positif rate sebetulnya tidak boleh lima, dan semua harus kembali disiplin," ucapnya. 

Dia menambahkan, Pemkot Bandung saat ini tengah fokus mengupayakan ruang isolasi Covid-19 bertambah. Sebab, kapasitas ruang isolasi yang terisi telah mencapai 70 persen. 

"Ini sudah melebihi ambang batas wajar. Jumlah orang yang dirawat terus meningkat sehingga kapasitas tempat tidur yang dari ideal tidak boleh 60 persen, sekarang menjadi 76 persen. Ini menurut presepsi saya sudah lampu kuning," ujar dia. 

Pihaknya pun tengah berupaya mencari ruang isolasi tambahan di luar rumah sakit. Rencananya, ada sejumlah hotel yang akan kembali dijadikan sebagai ruang isolasi mandiri. 

"Over kapasitas belum, tapi kategori maksimal. Yaitu RSKIA untuk OTG, sekarang juga untuk yang bergejala. Untuk OTG di dua hotel sebelumnya, sekarang kita persiapkan satu hotel lagi," tandasnya. (Yogo Triastopo)