Medsos Silih Tulungan, Upaya Diskominfo Jabar Ajak Pegiat Medsos Berkontribusi di Masa Pemulihan Ekonomi

Medsos Silih Tulungan, Upaya Diskominfo Jabar Ajak Pegiat Medsos Berkontribusi di Masa Pemulihan Ekonomi
Ilustrasi/Net

INILAH, Bandung- Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat mengajak pegiat media sosial, baik itu blogger maupun influencer untuk turut andil pada masa pemulihan ekonomi tatkala Pandemi Covid-19. Hal tersebut tampak dari kegiatan  bertajuk 'Medsos Silih Tulungan Jabar', di Hotel Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (11/11/2020).

Pada kegiatan yang dihadiri oleh 50 peserta ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dosen Prodi Humas Fikom Universitas Padjadjaran Centurion Chandratama Priyana dan influencer sekaligus model Clara Kharisma. 

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Jawa Barat Setiaji turut menyampaikan sejumlah wejangan melalui keynote speaker kepada para peserta yang hadir. Terutama berkaitan dengan maraknya hoaks yang dewasa ini membuat resah dan harus diperangi.

"Saat ini data penggunaan Internet meningkat, kemudian kita melihat media sosial menjadi alat yang efektif untuk menyampaikan program-program pemerintah," ujar Setiaji.

Di satu sisi, menurut Setiaji, akun media sosial pemerintah cenderung memiliki jumlah follower sedikit. Maka, pihaknya harus mencari jurus jitu agar informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat dapat lebih optimal. 

Salah satu caranya, yaitu menggandeng pegiat media sosial untuk bersama-sama berkontribusi untuk Jawa Barat. 

"Kita lihat medsos pemerintah berapa sih followersnya? Jadi Kita ingin bekolaborasi degan para  youtuber juga blogger, bersama sama dengan kita menyebarluaskan berita baik kepada masyarkat," katanya. 

Terlebih, dia menambahkan, seiring dengan makin maraknya penggunaan akses internet, maka terdapat tantangan besar yang dihadapi. Terlebih mengenai gencarnya informasi hoaks yang dapat dikonsumsi oleh masyarkat. 

"Jadi kegitaan ini dalam rangka mengumpulkan pala blogger, youtuber terkait dengan media sosial untuk kita gunakan membantu pemerintah menyampaikan program program yang positif," pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jabar, Lovita mengatakan kegiatan 'Medsos Silih Tulungan Jabar' ini dilaksanakan guna mengajak pegiat medsos untuk turut berkontribusi di masa pemulihan ekonomi. 

"Diharapkan konten-konten yang mereka publis bisa membawa suasana yang adem atau yang bisa membantu pemulihan ekonomi di Jabar termasuk pemulihan Covid dan pencegahan berita bohong," ujar Lovita. (Rianto Nurdiansyah)