Praktisi Hukum Berbagi Tips Cegah Pandemi COVID-19

Praktisi Hukum Berbagi Tips Cegah Pandemi COVID-19
ilustrasi

INILAH, Jakarta - Managing Partner dari Frans & Setiawan Law Office, Hendra Setiawan Boen menerapkan kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi, dirinya aktif menjalankan aktivitas persidangan. Padahal, terungkap virus asal Wuhan, China ini sudah menjalar ke beberapa pengadilan.

Oleh karena itu, penting menjaga kebersihan selama menjalankan aktivitas di luar rumah. "Prinsip saya adalah kita tidak bisa memaksa orang untuk sadar menjalankan protokol kesehatan, tapi kita bisa menjaga diri sendiri. Jadi terpulang ke setiap individu saja," kata dia.

Hendra mengatakan, saat ini, selalu membawa hand sanitizer dan menggunakan masker dan menjaga jarak. Biasanya Hendra menggunakan masker medis yang dilapis dengan masker kain dan face-shield. Namun, apabila harus melakukan kegiatan di keramaian, dia menggunakan masker jenis full-face respirator.

Berkaca dari pengalaman ketika menggunakan masker biasa, terkadang masih dapat tercium bau asap rokok, ataupun asap kendaraan. "Saya mengambil logika sederhana saja, partikel asap tentu lebih besar daripada partikel virus sehingga apabila asap masih bisa tercium maka bagaimana dengan virus dengan ukuran yang jauh lebih kecil," ujar Hendra.

Hendra menuturkan, pilihan lain adalah menggunakan masker wearable dengan teknologi air purifier. "Masker jenis ini biasanya memakai filter H13 HEPA yang mencegah masuknya bakteri, virus atau partikel jahat lain. Selain itu masker elektrik tersebut juga dilengkapi dengan kipas sehingga pengguna dapat bernapas dengan normal tanpa merasa sesak."

"Segera mandi dan membersihkan mobil dan barang-barang yang dibawa dari luar menggunakan disinfektan juga sudah menjadi kebiasaan keluarga di rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 dan melindungi anggota keluarga," katanya lagi.

Setiap orang yang mau masuk rumahnya, Hendra mewajibkan semprot alkohol. Termasuk tukang air mineral galon, atau tukang untuk melakukan reparasi rumah. Setelah selesai, semua area yang dilewati disemprot disinfektan. Artinya, protokol kesehatan di manapun harus dijaga ketat. (inilah.com)