HKN di Masa Pandemi, Berlangsung Haru dan Sosialisasi Program Lima Saja

HKN di Masa Pandemi, Berlangsung Haru dan Sosialisasi Program Lima Saja
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 tahun di Kabupaten Bogor berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, peringatan dilangsungkan saat pandemi Covid-19.

Selain berlangsung dengan tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan, peringatan HKN pada tahun ini berlangsung haru karena ada 4 orang tenaga kesehatan mulai dari perawat hingga dokter gugur dalam tugas karena terpapar wabah Covid-19.

Tahun ini, peringatan diisi dengan pelaksanaan rapid test di beberapa kantor dinas atau instansi yang melayani publik, pembagian masker, pembagian hand sanitizer dan sosialisi program Peduli Sesama Saling Jaga (Lima Saja).

"Rangkaian kegiatan HKN tahun ini diisi dengan pelaksanaan rapid test di Kantor PDAM Tirta Kahuripan, Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Selain itu kami di 101 Puskesmas juga membagikan masker dan hand sanitizer  kepada masyarakat," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwardi kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Dia menerangkan, dalam kesempatan HKN dan selanjutnya terus melakukan sosialisasi program Lima Saja kepada masyarakat baik secara langsung maupun dengan memanfaatkan sosial media.

"Program Lima Saja bermaksud bagaimana masing-masing individu menjaga perilaku demi dirinya dan kepentingan bersama hingga terhindar dari terpapar wabah Covid-19, Lima Saja terdiri dari lima aksi nyata yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan meningkatkan daya tahun tubuh dengan aktivitas olahraga, istirahat yang cukup dan memakan makanan yang bergizi seimbang," terangnya.

Mike sapaan akrabnya menuturkan, dalam HKN tahun ini jajarannya juga memberikan santunan kepada keluarga perawat dan dokter yang meningggal dunia karena terpapar Covid-19.

"Kepada keluarga mendiang 4 almarhum atau almarhumah pahlawan kesehatan ini, Dinas Kesehatan memberikan santunan uang. Selain dari kami, mereka kami ajukan  untuk mendapatkan santunan dari pemerintah pusat," tutur Mike.

Dia berharap tak ada lagi pasien Covid-19 maupun tenaga kesehatan yang meninggal dunia dan berhentinya penyebaran wabah Covid-19, kepada masyarakat maupun tenaga kesehatan ia menghimbau agar secara disiplin melaksakanan program Lima Saja dan kepada tenaga kesehatan.

"Tenaga kesehatan dan masyarakat saya imbau agar menjaga kondisi kesehatannya dengan melaksanakan program Lima Saja, semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir hingga tak ada lagi masyarakat maupun tenaga kesehatan yang terpapar, apalagi meninggal dunia karena wabah Covid-19," harapnya. (Reza Zurifwan)