Kasus Penularan Covid-19 di Garut Naik Lagi Jadi 1.076 

Kasus Penularan Covid-19 di Garut Naik Lagi Jadi 1.076 
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Garut naik lagi menjadi sebanyak 1.076 kasus. 

Hal itu menyusul adanya penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 47 kasus pada Rabu (11/11/2020).

Menurut Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, dari sebanyak 47 kasus baru positif Covid-19 itu, sebanyak 45 kasus ditemukan dari hasil pemeriksaan RT PCR terhadap sebanyak 261 sampel swab di laboratorium RSUD dr Slamet Garut, dan dua kasus lainnya dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Penambahan kasus baru positif berasal dari Kecamatan Samarang (15 kasus), Garut Kota (6 kasus), Sucinaraja (5 kasus), Tarogong Kidul (5 kasus), Karangpawitan (3 kasus), Tarogong Kaler (2 kasus), Kersamanah (2 kasus), Pasirwangi (2 kasus), Cilawu (2 kasus), Cibatu (1 kasus), Bayongbong (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), Banjarwangi (1 kasus), dan Wanaraja (1 kasus). 
Tidak ada penambahan kasus sembuh dari Covid-19. Sehingga jumlah mereka yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 masih sama dengan sebelumnya, sebanyak 262 orang.

Dengan demikian, berdasarkan laporan GTPP Covid-19 Garut, hingga Rabu pukul 23.55 WIB, jumlah pasien positif Covid-19 dalam isolasi perawatan di rumah sakit bertambah menjadi sebanyak 429 orang.

Seperti penambahan kasus baru positif sebelumnya yang diwarnai adanya sejumlah klaster baru dalam penularan Covid-19 di Kabupaten Garut, penambahan sebanyak 47 kasus baru itu juga ditengarai didominasi klaster keluarga. 

Karena itu pula, semua kalangan diingatkan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan sebab ancaman penularan virus SARS-Cov2 atau Covid-19 dari anggota keluarga ke anggota lingkungan keluarga lainnya di Kabupaten Garut masih terus mengintai hingga saat ini. 

Kini, semestinya setiap orang disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan membiasakan memakai masker dalam setiap aktivitasnya, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Ditambah berolahraga secara teratur, makan asupan bergizi seimbang, beristirahat cukup, dan tidak panik. (Zainulmukhtar)