Canelo Alvarez Dijadwalkan Lawan Callum Smith pada Desember

Canelo Alvarez Dijadwalkan Lawan Callum Smith pada Desember
Ilustrasi (antara)

INILAH, Bandung - Saul "Canelo" Alvarez dijadwalkan bertarung melawan Callum "Mundo" Smith di Texas pada Desember dan kemungkinan besar dirancang untuk menyatukan gelar kelas menengah super WBA.

Smith adalah pemegang sabuk juara dunia kelas menengah super "super" WBA, dan Alvarez memiliki sabuk "reguler" WBA. Namun, pertarungan itu juga bisa untuk memperebutkan sabuk juara kelas menengah super WBC yang dibiarkan kosong setelah dicopot dari pinggang David Benavidez karena kelebihan bobot tubuh saat mengalahkan Roamer Alexis Angulo  Agustus lalu.

Target tanggal pertarungan adalah 18, 19 atau 20 Desember, kata sebuah sumber seperti dikutip ESPN, Kamis WIB.

Ini akan menjadi penampilan pertama Alvarez sejak kemenangan TKO ronde ke-11 atas Sergey Kovalev pada November 2019.

Pertarungan Alvarez (53-1-2, 36 KO) menghadapi "Mundo" Smith (27-0, 19 KO) direncanakan berlangsung di AT&T Stadium, markas klub American Football Dallas Cowboys di Arlington, Texas, atau di Alamodome di San Antonio, Texas.

Kedua petinju sama-sama berusia 30 tahun, tetapi Smith lebih tinggi tujuh inci dari Alvarez dan memiliki keunggulan jangkauan sekitar delapan inci.

Smith, seperti Alvarez, belum bertarung sejak November lalu ketika dia mencetak kemenangan angka mutlak atas John Ryder.

Smith dianggap sebagai salah satu petarung elit di divisi ini dan menduduki peringkat pertama petinju terbaik versi ESPN.

Selain melawan Smith, penggemar tinju juga menunggu duel menarik Alvarez dengan juara kelas menengah super WBO Billy Joe Saunders atau Caleb Plant, pemegang gelar kelas menengah super IBF.

Showbiz tinju juga sangat menarik untuk memanggungkan duel episode ketiga Alvarez dengan Gennadiy Golovkin yang kini memegang sabuk juara dunia kelas menengah IBF.

Pertarungan pertama Canelo Alvarez dengan Gennadiy Golovkin secara kontroversial berakhir imbang pada September 2017.

Pada pertemuan kedua, , September 2018, Canelo Alvarez menang angka melalui keputusan mayoritas yang juga kontroversial. (antara)