FAGI Jabar Imbau Kota dan Kabupaten di Jabar Bisa Melakukan Pembelajaran Tatap Muka

FAGI Jabar Imbau Kota dan Kabupaten di Jabar Bisa Melakukan Pembelajaran Tatap Muka
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jabar Iwan Hermawan mengimbau untuk seluruh kota dan kabupaten di Jabar melakukan pembelajaran tatap muka. Namun, tidak siswa masuk sekaligus. 

"Cukup beberapa siswa, misalkan satu kelas hanya 50 persen yang masuk dan bertahap mulai dari kelas X, XI dan XII untuk tingkat SMA," ujar Iwan, Kamis (12/11/2020).

Dia mengatakan, hal ini perlu dilakukan pemangku kepentingan sebab sejumlah siswa dan guru sudah mulai memasuki titik jenuh di dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ). Meskipun kata dia, ada tiga poin penting dalam hidup ini. Pertama, hak hidup, kedua hak sehat dan ketiga hak pendidikan.

"Ini bisa diabaikan hak pendidikan jika mengancam. Tapi dengan kondisi sekarang sudah jenuh dan pandemik sudah mulai mereda, setidaknya pada bulan Desember ada sebuah kegiatan dengan penilaian akhir semester. Jadi, mulai tahun ajaran baru bulan Januari dimulai proses pembelajaran bertahap dengan batas waktu dan juga menggunakan protokol kesehatan," papar Iwan.

Dia berharap, jangan sampai generasi sekarang ini hilang akibat pendidikan yang sangat penting. Akibat PJJ terus menerus, menimbulkan kualitas pendidikan yang rendah.

"Walaupun saya akui sebagai guru, anak rajin dan pintar tetap rajin. Akan tetapi anak yang tidak rajin dan pintar, makin tidak rajin dan pintar. Ini yang harus menjadi perhatian," tambah Iwan. (Okky Adiana)