HKN ke-56, RSUD Kota Bogor Tepuk Tangan Bersama dan Bagikan Masker

HKN ke-56, RSUD Kota Bogor Tepuk Tangan Bersama dan Bagikan Masker
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 tahun 2020 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menggelar tepuk tangan bersama dan pembagian masker kepada masyarakat. Selain itu, ada juga kegiatan sunatan massal untuk meramaikan HKN yang jatuh setiap tanggal 12 Desember ini.

"Kami dari RSUD Kota Bogor dalam rangka hari kesehatan nasional ini merencanakan melakukan beberapa kegiatan yang pertama, kami ada agenda sunatan massal kepada masyarakat Kota Bogor di RSUD," ungkap Kasubag Hukum dan Humas RSUD Kota Bogor Taufik Rahmat kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Taufik melanjutkan, kedua pihaknya melakukan kegiatan HKN di tingkat Kota Bogor yang diinstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) sesuai dengan intruksi dari pemerintah pusat, melakukan tepuk tangan bersama.

"Tepuk tangan ini bentuk apresiasi kami terhadap petugas kesehatan, dalam mencegak Covid-19 dan juga masyarakat yang sudah patuh menjalankan protokol kesehatan," tambahnya.

Taufik menjelaskan, untuk meningkatkan protokol kesehatan, sejak awal RSUD Kota Bogor punya genetriase yang berfungsi sebagai area untuk memfilter yang datang ke RSUD dan itu akan dipisahkan kedalam zona hijau dan merah.

"Dari sisi infrastruktur kami juga coba membenahi ruang isolasi mandiri. Ada 114 tempat tidur dalam RS rujukan Covid-19, dalam hal lain misalnya kami siapkan tenaga medis profesional dan pemusalaran jenazah. Untuk hari ini kami juga bagikan masker kain standar tiga lapis kepada keluarga pasien dan masyarakat yang datang ke RSUD Kota Bogor untuk meningkatkan protokol kesehatan," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk 114 tempat tidur itu terisi semua apa tidak?, angkanya fluktuatif. 

"Ya, angkanya memang fluktuatif, kami pernah mencapai 90 lebih pasien Covid-19, pernah diangka 70 persen dan 80 persen terisinya. Untuk sekarang sudah diangka 70 persen dan 80 persen ketersediaan," tambahnya.

Taufik juga mengatakan, untuk tenaga kesehatan (nakes)p pihaknya sebenarnya menyesuaikan dengan kemampuan RSUD dalam memangani Covid-19.

"Untuk tenaga kesehatan kami sudah mencukupi untuk menangani pasien dengan jumlah pasien yang ada saat ini," pungkasnya. (Rizki Mauludi)