Belasan Pegawai Reaktif Covid 19, Ini Langkah Gercep PDAM Tirta Kahuripan

Belasan Pegawai Reaktif Covid 19, Ini Langkah Gercep PDAM Tirta Kahuripan
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Sebanyak 26 orang pegawai maupun pelanggan PDAM Tirta Kahuripan dinyatakan reaktif Covid 19 setelah mereka menjalani rapid test yang dilakukan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Rabu lalu.

Direksi maupun manajemen PDAM Tirta Kahuripan pun megambil langkah geral cepat (Gercep), bekerjasama dengan salah satu rumah sakit, 18 orang pegawai PDAM Tirta Kahuripan tersebut langsung di swab test.

"Tadi pagi 18 orang pegawai PDAM Tirta Kahuripan kita lakukan swab test usai dinyatakan reaktif Covid 19 kemarin, dimana hasilnya baru bisa diketahui pada akhir pekan ini," ucap Humas PDAM Tirta Kahuripan Arfur Fakhrurrodji kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Ia menerangkan untuk 8 orang pelanggan PDAM Tirta Kahuripan, pengujian swabnya di masing-masing Puskesmas sesuai tempat domisili masyarakat tersebut.

"Arahan Dinas Kesehatan, setelah dinyatakan reaktif bagi warga bisa melaksanakan swab test di Puskesmas tempat domisilinya. Untuk 18 orang pegawai PDAM Tirta Kahuripan yang reaktif Covid 19, mulai hari ini kami libirka  hingga dinyatakan negatif Covid 19,"  terangnya.

Untuk memudahkan pelanggan dan menghindari potensi penyebaran wabah virus corona (Covid 19, pihaknya tutur Arfur terus mensosialisasikan pembayaran rekening pelanggan air melalui jasa perbankan atau ritel modern.

"Sudah lama kita mensosialisasikan bahwa pembayaran langganan air bisa melalui rekening bank PDAM Tirta Kahuripan dengan  memasukkan nomor pelanggan air, pembayaran bisa melalui ATM, Alfamart maupun Indomart," tutur Arfur.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Mike Kartalina Suwardi menjelaskan selain di Kantor PDAM Tirta Kahuripan  cabang Cibinong, pihaknya juga melakukan rapid test di beberapa kantor dinas atau instansi yang melayani publik, seperti  Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

"Dari 202  orang yang dirapid test, ada 37 orang yang reaktif dimana 26 orang di Kantor PDAM Tirta Kahuripan, 4 orang di Kantor BPJS Kesehatan, 3 orang di Kantor Bappenda dan 4 orang di Kantor Disdukcapil. Puskesmas tempat mereka domisili langsung kami perintahkan untuk swab test dan tracing," jelas Mike. (Reza Zurifwan)