Yena Iskandar Ma'soem Murni Ingin Mengabdi untuk Warga Kabupaten Bandung

Yena Iskandar Ma'soem Murni Ingin Mengabdi untuk Warga Kabupaten Bandung
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Majunya Yena Iskandar Ma'soem di kontestasi Pilbup Bandung 2020, merupakan langkah dan tekad murni ingin mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

Sekretaris Tim Relawan Al Ma'soem, Asep Sujana mengatakan Yena sama sekali tak memiliki keinginan untuk mencari kekayaan. Sebab, sebelum maju di kontestasi Pilbup Bandung 2020, putri mendiang H Nanang Ma'soem ini sudah berkecukupan.

"Menjadi bupati untuk mencari kekayaan tidak berlaku bagi Bu Yena. Beliau sudah kaya. pengusaha, apoteker, dan berasal dari kelaurga kaya. Tapi beliau maju itu untuk mengabdi ke warga Kabupaten Bandung," kata Asep Sujana, Jumat (13/11/2020).

Asep menekankan, Yena maju menjadi calon bupati Bandung karena memiliki kepedulian dan jiwa sosial yang tinggi. Sifat Yena itu, diwariskan dari mendiang H Nanang Ma'soem.

"Jadi beliau ini ingin meneruskan perjuangan ayahnya untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bandung. Apalagi belaiau adalah putra daerah. Jadi beliau merasa terpanggil membenahi Kabupaten Bandung,"ujarnya.

Yena, lanjut Asep, tumbuh dan dewasa di keluarga yang kental dengan dunia politik. Oleh sebab itu, selain memiliki Yena dianggap mumpuni dan sangat mengerti bagaimana cara mengelola pemerintahan yang baik.

Apalagi Yena juga dibina dan didik untuk tidak melangkah ke jalan yang salah, seperti melakukan korupsi. Karena memang, mendiang ayahnya merupakan sosok yang anti korupsi.

"Almarhum H Nanang Ma'soem sendiri bahkan sempat didokumentasi sejumlah media bahwa beliau adalah sosok dan pejuang antikorupsi," katanya.

"Maka sudah jelas, Bu Yena sendiri adalah sosok antikorupsi. Beliau akan meneruskan cita-cita ayahandanya. Maka Bu Yena memiliki komitmen dan niat untuk menjadikan Kabupaten Bandung sebagai kabupaten yang bebas korupsi dan berkeadilan," ujarnya.

Ditambahkan Asep, sejak masa reformasi keluarga Al Ma'soem sendiri sudah aktif mendorong lahirnya pemimpin daerah maupun pemimpin nasional. Namun, setelah mereka jadi tidak satu pun keluarga Al Ma'soem untuk meminta proyek-proyek dari pemerintah.

Artinya, keluarga Al Ma'soem tidak pernah mau untuk ikut bermain proyek. Hal ini sudah terbukti dan bisa dicek. Maka dari itu, ujar Asep, jika nanti Yena terpilih menjadi bupati Bandung, keluarga Al Ma'soem dipastikan tidak akan pernah sama sekali ikut bermain proyek.

"Keluarga Al Ma'soem sangat menjungjung tinggi kejujuran. Seperti falsafal Al Ma'soem yaitu hirup kudu jujur, lamun jujur di mana wae hirup urang pasti akan sejahtera," katanya. (Dani R Nugraha)