Klaster Keluarga Masih Menjadi Ancaman Penyebaran Covid-19

Klaster Keluarga Masih Menjadi Ancaman Penyebaran Covid-19
istimewa

INILAH, Bandung - Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, sebanyak 700 anggota keluarga terpapar Covid-19. Klaster keluarga masih menjadi ancaman penyebaran virus asal Wuhan, China tersebut. 

"Total angka sebanyak 278 kepala keluarga, dengan jumlah anggota keluarga mencapai 700 orang lebih yang dinyatakan terpapar. Artinya klaster keluarga masih menjadi ancaman," kata Ema di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Sabtu (14/11/2020). 

Menurut dia, masih banyaknya anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah menjadi salah satu penyebab klaster keluarga. Anggota keluarga yang telah beraktivitas di luar rumah tidak membersihkan diri saat kembali masuk ke dalam rumah. 

"Untuk masyarakat yang beraktivitas di luar rumah harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jika sudah kembali ke rumah, anggota keluarga yang dari luar itu harus langsung mandi dan tidak terlebih dahulu bersentuhan dengan anggota keluarga," ucapnya. 

Ema menambahkan, saat ini kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan kembali menurun. Periode satu ke periode dua mengalami penurunan sebesar 2,08 persen dan periode dua ke periode tiga menurun hingga 8,24 persen. (Yogo Triastopo)