Atep Dinobatkan sebagai Kapten Kaukus Milenial PAN Jabar

Atep Dinobatkan sebagai Kapten Kaukus Milenial PAN Jabar
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Calon Wakil Bupati Bandung nomor urut 2 yang juga mantan pemain Persib Atep dinobatkan sebagai Kapten Kaukus Milenial Partai Amanat Nasional (PAN) Jabar. Kaukus Milenial PAN ini dibentuk mulai dari Jambi, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan kota/kabupaten lainnya di Indonesia.

"Kami ingin memberikan ruang kepada milenial untuk memberikan aspirasi dan berekpresi dan diberdayakan. Tidak hanya sebagai objek, tapi juga pelaku. Dan untuk di Jabar Atep sebagai Kapten Milenial PAN," kata Sekjen PAN Eddy Suparno, Minggu (15/11/2020).

Dikatakan Eddy, milenial PAN imi akan dibina sebagai pelaku di berbagai sektor, dari sosial, lingkungan, kesenian, olahraga, termasuk juga politik. 

"Kaum milenial jangan malu malu. Politik itu penting untuk diketahui oleh kaum milenial," katanya.

Dalam kesempatan itu, Eddy juga menjelaskan saat ini pihaknya punya hajat besar yakni untuk memenangkan Pilkada Kabupaten Bandung, yaitu pasangan calon Yena Iskandar Ma'soem dan Atep. Pasangan calon nomor urut 2 di Pilkada Bandung 2020, ini diusung oleh PAN dan PDIP.

"Dengan dukungan dari kita semua dan pergerakan yang masif. Kami optimistis bisa. Insyaallah menerima mandat memimpin Kabupaten Bandung lima tahun kedepan," ujarnya.

Disinggung soal Pilkada Serentak 2020, dia menutukan pada Pilkada Serentak 2018 lalu PAN meraih 56 persen kemenangan. Tentunya pada Pilkada 2020 ini, pihaknya ingin mendapatkan lebih dari kemarin. Apalagi banyak kader PAN yang terjun langsung sebagai calon kepala dan wakil kepala daerah.

"Termasuk di Jabar, di Kabupaten Bandung dan Sukabumi. Kita tidak boleh kecil hati, target kita menang, kita akan turun semua teman teman all out," ujarnya.

Sementara itu Atep berharap, dengan dipilihnya sebagai Kapten Milenial PAN dapat menjadi daya tarik. Tentunya sebagai kapten, dia akan menjalin banyak kerja sama dengan kalangan milenial. Dia juga mengaku sangat peduli dengan milenial, termasuk tentang industri kreatif, UMKM, kepemudaan dan lainnya.

"Saya harap milenial berperan penting, karena jadi inovatif dan kreatif. Saya ingin milenial lebih berani untuk tampil di depan termasuk untuk tampil di dunia politik," katanya. (Dani R Nugraha)