Alasan Dibalik Sedikitnya Hadis dari Abu Bakar

Alasan Dibalik Sedikitnya Hadis dari Abu Bakar
Ilustrasi/Net

ALQURAN menyebutkan secara tegas persahabatan di antara Abu Bakar dengan diri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Bahkan yang jadi khalifah setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah beliau. Boleh dibilang, Abu Bakar radhiallahu 'anhu adalah manusia yang paling mengerti tentang diri Rasululllah shallallahu 'alaihi wasallam, dibandingkan dengan semua orang.

Lalu mengapa Abu Bakar jarang meriwayatkan hadits? Jawabannya sederhana saja, karena urusan jarak kematian antara keduanya. Abu Bakar meninggal hanya sekitar 2 tahun setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat. Sementara dalam waktu dua tahun itu, beliau amat disibukkan dengan berbagai macam pe-er di internal umat Islam. Maka nyaris jarang sekali kita menerima hadits yang beliau riwayatkan.

Hari-hari di mana Abu Bakar hidup pasca wafatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah hari-hari tersibuk. Beliau adalah khalifah, di mana beliau punya kewajiban meneruskan memimpin dunia Islam, yang sedang mengalami berbagai tekanan dari internal atau pun eksternal.

BACA JUGA

Di kalangan sebagian bangsa arab, muncul gerakan riddah (murtad) yang harus dihadapi dengan menghabiskan waktu. Bersama dengan itu, beliau pun harus meneruskan peperangan yang telah dipersiapkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di mana Usamah bin Zaid menjadi panglimanya. Di wilayah keilmuwan, beliau juga disibukkan dengan maha proyek pengumpulan tulisan Alquran, sesuai proposal dari Umar bin Al-Khattab radhiallahu 'anhu.

Jadi, nyaris tidak ada lagi kesempatan beliau untuk meriwayatkan hadits. Meski beliau boleh dibilang orang yang tahu tentang diri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. (mozaik.inilah.com)