Bantuan Diperpanjang, UMKM Didorong Jadi Suplier Hotel dan Restoran

Bantuan Diperpanjang, UMKM Didorong Jadi Suplier Hotel dan Restoran
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan pemerintah kemungkinan akan memperpanjang bantuan bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di masa pendemi Covid-19. 

"Kemungkinan akan di perpanjang, Pak Presiden sudah memberikan arahan untuk terus dilanjutkan karena keadaan ekonomi masih berat terutama untuk usaha mikro," ungkap Teten usai menghadiri soft launching Swiss Belinn, Kecamatan Bogor Timu, Kota Bogor pada Selasa (16/11/2020) siang.

Teten menjelaskan, berkaitan pemulihan ekonomi bagi sektor UMKM, ada dua program besar yang digulirkan pemerintah. Untuk pelaku usaha yang masuk kategori tidak bisa usaha lagi didorong ke program jaminan sosial. Sedangkan bagi yang masih bisa berusaha dibantu melalui dua program.

"Satu, dengan yang sudah bankabel lewat program restrukturisasi ada Rp124 triliun, yaitu programnya relaksasi pinjaman sama subsidi bunga. Kami akan lakukan evaluasi lagi apakah ini akan dilanjutkan atau diperpanjang tahun depan," jelasnya.

Teten menjelaskan, kedua, untuk unbankabel diberikan hibah modal kerja kepada 12 juta pelaku usaha mikro dengan total anggaran Rp28 triliun. Selain itu juga ada modal kerja murah bagi yang sudah mendapatkan bantuan hibah modal kerja Rp2,4 juta dengan didorong Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

"Mereka kami dorong mengakses KUR Ultramikro Rp10 juta ke bawah dengan bunga 10 persen sampai Desember. Untuk yang 12 juta sudah (realisasi saat ini) 72 persen). Sebenarnya bisa dipercepat tapi kami sedang menunggu usulan-usulan dari daerah," tuturnya.

Teten juga mengatakan, saat ini memang dibutuhkan cerita-cerita positif untuk dunia usaha, agar optimisme ditengah pandemi tetap terjaga. Meski keadaan ekonomi dunia memang aga berat.

"Jadi kami sudah menunjukan geliat ekonomi. Terus juga kemudian kami tengah memikirkan bagaimana UMKM jadi suplaier bagi hotel dan restoran. Kami juga ada kerjasama dengan PHRI atau kerjasama antara pariwisata perhotelan untuk tadi suplaier kebutuhan restoran hotel cafe," pungkasnya.