SMK Pasundan 4 Bandung Tidak Pernah Menahan Ijazah

SMK Pasundan 4 Bandung Tidak Pernah Menahan Ijazah
Ilustrasi (okky adiana)

INILAH, Bandung - Kepala SMK Pasundan 4 Bandung, Syahidin mengatakan, jika pihak sekolah tidak pernah melakukan penahanan ijazah siswa yang sudah lulus, meski administrasi sekolahnya belum diselesaikan dengan baik. Ini hanya miskomunikasi karena orang tua tidak tahu jika sejak tahun 2016, pihaknya sudah mengeluarkan edaran tidak adanya penahanan ijazah.

"Jika orang tua dan siswa membutuhkan bisa langsung mendatangi sekolah untuk membawa ijazahnya. Pemberitaan ini tentunya tidak benar. Kami mengimbau kepada orang tua siswa yang memang membutuhkan ijazah, silakan datang ke sekolah,” papar Syahidin, Senin (16/11/2020).

Syahidin menyebutkan, jika pemberitaan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi sekolahnya agar bisa lebih baik dalam pelayanan sehingga semua hal bisa disampaikan kepada orang tua siswa.

Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan, Illa Setiawati menambahkan, jika pihak SMK Pasundan 4 Bandung memang sudah memberikan ijazahnya kepada siswa yang membutuhkan.

“Dari laporan orang tua siswa memang pihak sekolah sudah menyerahkan ijazahnya kepada siswa-siswa yang sebelumnya mengadu kepada kami. Semoga sekolah lainnya bisa melaksanakan hal yang sama jangan sampai ada kasus penahanan ijazah,” tegasnya.

Illa menyebut pihaknya akan kembali mendatangi sekolah yang diadukan orang tua sudah menahan ijazah anaknya karena belum melunasi administrasi sekolah.

“Ada beberapa sekolah negeri dan swasta yang akan kami datangi di Kota Bandung untuk meminta keterangan sekolah perihal pengaduan orang tua siswa tersebut,” pungkas Illa. (okky adiana)