Pembangunan Akses Tol Menuju BIJB Kertajati Mulai Dikebut

Pembangunan Akses Tol Menuju BIJB Kertajati Mulai Dikebut
istimewa

INILAH, Subang – Pemprov Jabar bersama Kementerian PUPR, pada 2017 lalu telah menginisiasi pembangunan akses Tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Sebagai pengelola jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), PT Lintas Marga Sedaya (LMS) yang kini memiliki branding name ASTRA Tol Cipali, mengklaim telah melakukan serangkaian persiapan cukup maksimal guna mendukung program tersebut.

Di awal September kemarin, proyek infrastruktur tersebut telah dimulai. ASTRA Tol Cipali bersama dengan Kementerian PUPR, Pemprov Jabar dan Pemkab Majalengka telah meresmikan Groundbreaking pembangunan akses tol baru itu.

Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo menuturkan, sejauh ini jajarannya terus  lakukan  peningkatan  di segala  bidang, termasuk peningkatan pada kualitas layanan jalan maupun akses di Tol Cipali. Adapun pembangunan akses ke BIJB tersebut, merupakan agenda penambahan lingkup Jalan Tol Cipali.

“Akses BIJB Kertajati ini, nantinya akan terkoneksi dengan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi‐Sumedang‐Dawuan) yang menghubungkan Kota Bandung dan wilayah sekitarnya,” ujar Agung dalam rilis yang diterima INILAH, Selasa (17/11/2020).

Agung menjelaskan, akses menuju BIJB Kertajati ini nantinya akan terkoneksi dengan jalur Tol Cipali dimulai dari KM 158+700 dengan panjang jalan sekitar 3.7 KM. Saat ini progress pembangunan sudah berjalan 42 hari dari total waktu pelaksanaan 305 hari.

“Saat ini pekerjaan sudah land clearing dan penimbunan tanah serta pondasi untuk jembatan,” jelas.

Adapun proyek pembangunan akses BIJB Kertajati sedniri dilakukan oleh Project Management Consultant ASTRA Infra Solutions beserta kontraktor pelaksana PT Acset Indonusa Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero), Tbk dengan konsultan supervisi PT Mitrapacific Consulindo International dan konsultan pengendalian mutu independen PT Eskapindo Matra.

“Pekerjaan pembangunan akses BIJB Kertajati ditargetkan akan selesai pada akhir 2021,” kata dia.

Dengan total pelaksanaan pekerjaan selama 305 hari, saat ini progress pembangunan akses BIJB Kertajati sudah memasuki 4,9 % progress pekerjaan. Terdiri dari, land clearing dan penimbunan tanah serta pondasi untuk jembatan.

Sebelumnya, kata dia, juga telah dilakukan penanganan aliran air, pengamanan lingkungan hidup, manajemen lalu lintas, pekerjaan galian tanah yang berupa galian, timbunan, drainase pasir sampai dengan perkerasan frontage. Terkait proses pembangunan akses tol baru ini, menelan biaya Rp 692 miliar dengan kontrak kerja selama 12 bulan.

Pembangunan ini, diharapkan tidak hanya mempercepat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar. Lebih dari itu, juga dapat membuka peluang bagi masyarakat yang berada di wilayah Majalengka dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. (Asep Mulyana)