Terapkan Protokol Kesehatan, 100 Ribu Siswa SD di Bandung Jalani Imunisasi

Terapkan Protokol Kesehatan, 100 Ribu Siswa SD di Bandung Jalani Imunisasi
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Royse Arisdiana menyebutkan ada 100 ribu lebih anak tingkat sekolah dasar (SD) yang tengah mengikuti imunisasi. 

Mereka mengikuti imunisasi jenis campak rubella, tetanus dan difteri untuk periode November-Desember 2020 yang semula dijadwalkan pada Agustus-November. Siswa yang mengikuti imunisasi tersebut berasal dari kelas 1, 2 dan 5.

"Mereka harus mendapatkan perlindungan terhadap penyakit dicegah dengan imunisasi. Imunisasi ini lanjutan untuk mendapatkan perlindungan sempurna," kata Royse di Balai Kota Bandung, Selasa (17/11/2020).

Dia menjelaskan, kekebalan anak dapat menurun apabila tidak diberikan imunisasi. Bagi siswa yang berhalangan hadir untuk mengikuti imunisasi akibat sakit, dapat menghubungi puskesmas terdekat agar tetap mendapatkan imunisasi. 

Secara rinci, jumlah siswa yang di imunisasi terdiri dari kelas satu sebanyak 37 ribu lebih, kelas dua sebanyak 38 ribu lebih dan kelas lima sebanyak 45 ribu. Dinkes Kota Bandung, dituturkannya menargetkan sebanyak 98 persen siswa terimunisasi. 
 
"Kelas satu imunisasi campak rubella dan tetanus difteri, kelas dua dan lima tetanus dan difteri. Ini serentak dilaksanakan di seluruh sekolah di Kota Bandung. Nanti siswa yang mengikuti imunisasi akan dipanggil pihak sekolah dan puskesmas," ucapnya. (Yogo Triastopo)