Usia Ini Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung

Usia Ini Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Usia produktif 20-59 tahun akan menjadi prioritas penyuntikan vaksin Covid-19. Saat ini, Pemkot Bandung tengah menunggu hasil penelitian uji klinis vaksin dari tim Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad). 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Royse Arosdiana mengatakan, apabila warga di usia produktif terlindungi vaksin. Diharapkan tidak menularkan virus Covid-19 ke orang lain. 

"Saat ini fokus sasarannya di usia produktif karena banyak terpapar di usia produktif. Dan saat ini kita sedang menunggu hasil uji klinis vaksin yang baru dapat kesimpulan Desember," kata Royse di Balai Kota Bandung, Selasa (17/11/2020). 

Dinkes Kota Bandung diakuinya telah mendapatkan informasi apabila Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan imunisasi namun terpisah dari agenda vaksinasi tim uji klinis vaksin. Namun, vaksinasi tersebut hanya dilakukan dalam rangka kegawatdaruratan. 

"Ini darurat, makanya daerah yang menjadi sasaran Jabodetabek yang rencana di bulan November ini. Kota Bandung masih belum tahu, tapi sudah dipersiapkan untuk nanti kalau akan dilaksanakan. Kita siap tenaganya ada, sasaran ada sehingga pendataan dilakukan," ucapnya. 

Royse menambahkan, berdasarkan data pusat informasi Covid-19, angka kasus Covid-19 kumulatif mencapai 2.490 kasus, 298 kasus aktif, 2.089 kasus sembuh. Kasus Covid-19 usia kurang dari lima tahun sebanyak 59 anak, usia enam sampai 19 tahun sebanyak 185 orang.

"Rata-rata sudah sembuh semua, kesembuhan di kita juga cukup bagus, dari 2.490 kasus positif itu yang sembuh mencapai 2.089 kasus, 89 mendekati 90 persen. Ada pun sasaran vaksinasi, di antaranya terdapat tenaga kesehatan (nakes) serta masyarakat yang rentan dan berpotensi terpapar Covid-19," ujar dia. (Yogo Triastopo)