Uber Jual Divisi Swakemudi ke Aurora?

Uber Jual Divisi Swakemudi ke Aurora?
istimewa

INILAH,  San Francisco - Uber kabarnya tengah dalam pembicaraan untuk menjual unit kendaraan otonomnya kepada pesaingnya, Aurora Innovation.

Mengutip The Verge, apabila hal itu benar terjadi, maka Uber Advanced Technologies Group (UberATG) akan menandai akhir jalan berliku untuk divisi Uber yang bernilai US$7,25 miliar itu.

Pada Maret 2019, Uber menghindari tuntutan pidana dalam kematian Elaine Herzberg pada 2018 di Tempe, Arizona, kematian pertama yang melibatkan mobil otonom.

Penyelidik federal menemukan bahwa Uber, dan negara bagian Arizona, juga berbagi sebagian kesalahan atas insiden tersebut.

Kecelakaan itu mengakhiri program pengujian Uber di Tempe, namun perusahaan tersebut melanjutkan pengujian di Pittsburgh, tempat kantor pusat UberATG.

UberATG terlibat dalam gugatan dagang dengan kompetitornya, Waymo, milik perusahaan induk Google, Alphabet. Uber menyelesaikan kasus itu pada Februari 2018.

Menurut laporan pendapatan terbaru Uber, sementara segmen 'ATG dan teknologi lainnya' memiliki pendapatan US$25 juta pada kuartal ketiga tahun ini. Disebutkan bahwa segmen itu mengalami kerugian bersih sebesar US$303 juta selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September.

Aurora didirikan pada 2017 oleh Chris Urmson, mantan insinyur utama proyek swakemudi Google. Sebagian besar fokusnya adalah mengembangkan teknologi untuk truk tanpa pengemudi.

Perusahaan rintisan itu bernilai sekitar US$2,5 miliar, dan pada bulan Juli Aurora mengatakan akan memperluas pengujian kendaraan otonom ke Texas.

Hingga saat ini, Uber dan Aurora masih menolak permintaan The Verge untuk berkomentar. (inilah.com)