Bupati Bogor Dibuat Kecewa SKPD, Ini Sebabnya

Bupati Bogor Dibuat Kecewa SKPD, Ini Sebabnya
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Dalam acara sosialisasi tugas dan fungsi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Bupati Bogor Ade Yasin melalui Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin kecewa akan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pasalnya, ada beberapa SKPD yang masih tidak bersinergi dengan tim fasilitasi TJSL dengan bergerak masing-masing dalam mengelola dana corporate social responsbility (CSR) atau TJSL, hingga menyebabkan tidak meratanya pembangunan di Bumi Tegar Beriman.

"Saya masih belum melihat adanya sinergi dan keselarasan antara tim fasilitasi TJSL dengan perangkat daerah. Jika tim fasilitasi TJSL sudah membangun komunikasi dengan perusahaan swasta untuk menyalurkan dana CSR sesuai kemanfaatan program Panca Karsa dan sementara SKPD saya lihat masih belum bersinergi denham masing-masing  mengelola dana CSR atau TJSL perusahaan sesuai bidangnya masing-masing. Saya berharap forum ini bisa dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam melaksanakan program TJSL yang tepat sasaran sesuai visi misi Bupati Bogor," ucap Burhanudin kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

Dia menerangkan, ke depan ada sinergi untuk membangun komitmen dan menyamakan persepsi sehingga program TJSL perusahan yang berusaha di Kabupaten Bogor tepat sasaran dan nyata kontribusi dalam membangun Bumi Tegar Beriman.

"Jadikan forum ini untuk saling mengenal satu sama lain, saling bersinergi, menjalin komitmen dan menyamakan persepsi agar  lebih produktif dalam pengumpulan dana CSR atau TJSL dan memanfaatkannya secara maksimal dalam upaya membangun Kabupaten Bogor," terangnya.

Sementara itu, Komisioner Tim Fasilitasi TJSL Alexander Frans mengatakan selain dengan SKPD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diminta bersinergi dalam mengelola dana CSR atau TJSL.

"Tidak hanya Tim Fasilitasi TJSL dan SKPD, OPD juga harus terlibat dalam mengelola dana CSR atau TJSL. Keterlibatan OPD atau kecamatan ini tak hanya dalam mendata jumlah perusahaan di wilayahnya, tetapi juga dalam upaya tepat sasaran penyaluran dana CSR atau TJSL," kata Alexander.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor itu menegaskan proyek pembangunan yang menggunakan dana CSR atau TJSL adalah proyek-proyek yang dibiayai non Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Pentingnya sinergi antara Tim Fasilitasi TJSL, SKPD dan OPD itu salah satunya tidak ada proyek pembangunan yang 'double anggaran' yaitu dibiayai dengan dana APBD maupun CSR atau TJSL. Prmanfaatan Dana CSR atau TJSL juga bisa dimanfaatkan untuk memberikan bantuan kepada korban bencana alam, pembangunan taman, pengadaan meja dan kursi belajar," tambahnya.

Dia melanjutkan, dalam pemanfaatan dana CSR atau TJSL jajarannya dibantu SKPD dan OPD akan membuat skala prioritas  dan juga sesuai visi misi Bupati Bogor. (Reza Zurifwan)