130 Foto Hasil Jepretan Penyuka Fotografi Terpampang di Beyond Pandemic

130 Foto Hasil Jepretan Penyuka Fotografi Terpampang di Beyond Pandemic
istimewa

INILAH, Bandung - Beyond Pandemic. Adalah sebuah pameran fotografer dan seniman penyuka fotografi masyarakat umum.

Ada sekitar 130 foto hasil 'buruan' para fotografer dan seniman penyuka fotografi. Pameran foto ini dapat dinikmati dari 6-30 November 2020 di The Jayakarta Hotel Jalan Juanda (Dago), Kota Bandung.

Di tengah pandemi Covid-19, sebetulnya banyak sekali momentum atau kegiatan yang sangat menyenangkan, salah satunya melalui pameran foto.

Ya, pameran foto ini salah satu bentuk seni dari seluruh kalangan masyarakat umum. Masyarakat bisa melihat satu persatu adaptasi yang sudah dilalui selama masa pandemi berlangsung.

Di depan lobi The Jayakarta Hotel Bandung, puluhan foto itu dipamerkan. Tamu hotel, bisa melihat secara langsung hasil jepretan seniman penyuka fotografi masyarakat umum.

Marcomm & Digital Executive The Jayakarta Suites Bandung, Fazaliqa Muhammad Rizki mengatakan seluruh foto ini menggambarkan tenaga medis saat kelelahan dengan menggunakan alat pelindung diri yang lengkap. Juga, menunjukkan adaptasi siswa yang berseragam sekolah dasar menggunakan face shield dan masker.

Selain itu, pihakya juga menggelar pelelangan dari foto-foto yang dipamerkan. Uang yang dihasilkan dari pelelangan tersebut akan disumbangkan seluruhnya kepada panti asuhan dan masyarakat yang terkena dampak pandemi.

"Menurut saya fotonya sederhana, Melalui foto ini sejuta makna orang yang melihat dan menyukai foto akan mengkiaskan berbeda-beda. Kami ingin memberikan keceriaan dan kebahagiaan bagi masyarakat yang berpartisipasi. Harapan bahwa semua orang tetap berkarya, tanpa berputus asa dan mudah menyerah," papar Fazaliqa, Kamis (19/11/2020).

Dia menambahkan, melalui foto-foto ini, mereka bisa melihat bahwa setiap orang memang berbeda. Beyond the pandemic memberikan dampak pada semua orang. Hasil jepretan peristiwa, momen dan keseharian masyarakat akan menjadi catatan sejarah dalam bentuk foto.

"Foto yang dipamerkan tersebut merupakan hasil karya para peserta photo contest," imbuh Fazaliqa. (Okky Adiana)