Buntut Kedatangan HRS, Warga Megamendung Jalani Rapid dan Swab Test

Buntut Kedatangan HRS, Warga Megamendung Jalani Rapid dan Swab Test
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Megamendung - Ratusan warga Desa Kuta dan Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung menjalani rapid maupun swab test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Hal ini buntut dari keramaian saat ribuan umat muslim menyambut kedatangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) pada Jumat, (13/11/2020) kemarin.

"Hari ini 500 alat rapid dan 500 alat swab test kami siapkan untuk mengetes kesehatan masyarakat Desa Kuta, Desa Sukagalih atau masyarakat umum dari wabah Covid-19," ucap Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Kamis (19/11/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwardi menerangkan, puluhan petugas kesehatan di wilayah Kecamatan Ciawi, Megamendung dan Cisarua ia perintahkan untuk melakukan rapid dan swab test di dua lokasi yaitu Desa Kuta dan Desa Sukagalih.

"Petugas kesehatan di Kawasan Puncak dan Dinkes sendiri yang melakukan rapid dan swab test, selain itu apabila masyarakat umum mau ikut rapid maupun swab test itu bisa menghubungi pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) terdekat," terangnya.

Mantan Direktur Utama RSUD Cileungsi ini menambahkan apabila ada masyarakat  yang reaktif setelah menjalani rapid test, hari ini juga dilakukan swab test di lokasi pelaksanaan.

"Sesuai prosedur, bagi masyarakat yang reaktif Covid 19 maka langsung diswab test. Semasa atau sebelum hasilnya keluar dan dinayatakan  negatif kami himbau untuk mengisolasi diri denga  tetap melaksanakan program peduli sesama saling jaga (Lima Saja) yaitu yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan meningkatkan daya tahun tubuh dengan aktivitas olahraga, istirahat yang cukup dan memakan makanan yang bergizi seimbang," tambahnya.

Camat Megamendung Endi Rismawan meminta pemerintahan Desa Kuta dan Desa Sukagalih untuk turut membantu pelaksanaan dan pasca rapid maupun swab test.

"Demi kemaslahatan masyarakat, aparat pemerintahan Desa Kuta dan Desa Sukagalih untuk turut membantu pelaksanaan rapid maupun swab test, kami harap mereka juga ikut memonitor pelaksanaan isolasi mandiri," pinta Endi. (Reza Zurifwan)