Hore... BLT BPUM Tahap II di Kota Bandung Akhirnya Dibuka

Hore... BLT BPUM Tahap II di Kota Bandung Akhirnya Dibuka
Kepala Bidang UMKM Dinas UMKM Kota Bandung, Eri Nurjaman. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Bantuan Presiden Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Kota Bandung tahap dua telah dibuka. Pendaftaran BLT tahap dua sudah dapat dilakukan secara online mulai hingga 25 November mendatang.

Menurut Kepala Bidang UMKM Dinas UMKM Kota Bandung, Eri Nurjaman, persyaratan calon penerima tetap sama dengan BLT tahap satu. Yaitu surat pernyataan yang dapat diunduh di Instagram dan website resmi yang kemudian diketahui RT, RW dan Kelurahan. Kemudian Kelurahan akan meregistrasikannya.

"Selain itu, calon pendaftar wajib melampirkan KTP pendaftar dan foto kegiatan usaha yang dimiliki. Dan pastinya metoda pendaftaran kita buka secara online. Persyaratannya bisa dilihat di situs resmi https://linktr.ee/BPUMtahap2," kata Eri di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Kamis (19/11/2020).

Dijelaskannya, dalam BLT UMKM tahap dua. Setiap pendaftar tidak perlu mengunggah berkas persyaratan ke dalam sistem online. Namun cukup melakukan entri pada nomer register yang telah diberikan kelurahan masing masing. Berkas fisik yang dibutuhkan sebagai persyaratan dapat disimpan di Kelurahan tempat mendaftar. Selanjutnya kelurahan akan mengirimkannya ke Dinas UMKM Kota Bandung secara berkala.

Saat ini, menurutnya, status pendaftar BLT Tahap dua telah ada sekitar 31 ribu pendaftar. BLT melalui BPUM dengan jumlah sebesar Rp2,4 juta ini ditujukan untuk UMKM yang digolongkan ke dalam usaha mikro dengan pendapatan di bawah 300 juta dalam setahun.

Tak hanya itu, UMKM yang tergolongkan ke dalam Usaha ultra mikro (Pedagang berkaratker Livelyhood atau yang berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya) juga bisa mendaftarkan diri. Seluruhnya dikategorikan sebagai hibah.

Kendati demikian, Eri menjelaskan, para pendaftar yang telah terdata di dalam database untuk menerima BLT Tahap satu, tidak dapat mendaftar kembali di tahap dua. Hal ini dikarenakan setiap pendaftar di tahap satu menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang telah dianggap sudah pernah terdaftar. Sehingga sistem pendaftaran online akan secara otomatik membloknya.

"Namun tetap kami berharap sisa pencairan bantuan tahap 1 ini dapat segera diselesaikan, karena masih sebanyak 94.540 pendaftar di Kota Bandung yang belum terealisasi. Kita optimis tahap satu akan segera teralisasi seutuhnya," ucapnya. 

Saat ini sambung dia, untuk tahap satu sementara telah cair sebanyak 56.017 dari dari total keseluruhan 150.557 pendaftar.

"Bagi setiap berkas pendaftaran yang telah masuk dan bermuara di Dinas UMKM Kota Bandung akan dilakukan proses verifikasi dan transfer data yang nanti akan dikirimkan kepada Provinsi Jawa Barat untuk diverifikasi lanjutan. Setelah itu akan dikembalikan kembali kepada Dinas UMKM untuk segera dikirimkan kepada Kementerian UMKM di Jakarta," ujar dia. (Yogo Triastopo)