Soal Copot Kepala Daerah, Fadli Zon: Mana Bisa?

Soal Copot Kepala Daerah, Fadli Zon: Mana Bisa?

INILAH, Jakarta - Anggota DPR RI Fadli Zon, menanggapi statement Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, soal wacana pemberhentian kepala daerah karena pelanggaran kerumunan massa.

"Mana bisa instruksi menteri (Inmen) mencopot Kepala Daerah (KDH)," kata Fadli dalam akun Twitternya, dikutip Jumat (20/11/2020).

Ia menyampaikan, bahwa kepala daerah itu dipilih rakyat. Pemberhentiannya butuh proses panjang, tidak hanya sekedar dengan instruksi menteri.

"KDH (kepala daerah) itu dipilih rakyat, dan pemberhentiannya butuh proses panjang. Bukan dengan Inmen," tandasnya.

Diketahui, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian bakal mengeluarkan Instruksi Mendagri tentang Penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan Covid-19 kepada seluruh kepala daerah. Hal ini merespons peristiwa kerumunan massa yang kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Saya sampaikan kepada gubernur, bupati, dan wali kota untuk mengindahkan instruksi ini, karena ada risiko menurut UU. Kalau UU dilanggar dapat dilakukan pemberhentian," ujar Tito dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, Rabu (18/11/2020). (Inilahcom)