Lagi, Dua Pasien Positif Covid-19 Meninggal 

Lagi, Dua Pasien Positif Covid-19 Meninggal 
istimewa

INILAH, Garut- Kasus kematian akibat penularan Covid-19 di Kabupaten Garut kembali bertambah menjadi sebanyak 27 orang.

Hal itu menyusul dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia, Jum'at (20/11/2020). Keduanya yakni laki-laki (KC-1286) usia 57 tahun dari Kecamatan  Karangpawitan dan perempuan (KC-1391) usia 58 tahun dari Kecamatan Kadungora.

Sebelumnya, KC-1286 sempat diisolasi dalam perawatan di rumah sakit sejak 17 Nopember 2020. Namun berselang empat hari kemudian, dia meninggal dunia. 

Kejadian tersebut membuat jumlah pasien positif Covid-19 meninggal dunia asal Kecamatan Karangpawitan bertambah menjadi sebanyak empat orang, terdiri dua laki-laki dan dua perempuan. Pasien positif Covid-19 lainnya asal kecamatan tersebut yang meninggal dunia yaitu perempuan (KC-171) usia 51 tahun, laki-laki (KC-133) usia 55 tahun, dan perempuan (KC-728) usia 50 tahun.

Jumlah kematian akibat penularan Covid-19 di Kecamatan Kadungora juga bertambah menjadi sebanyak tiga kasus dengan meninggalnya KC-1391. Dua pasien positif Covid-19 lainnya asal kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Bandung yang meninggal dunia itu yakni laki-laki (KC-121) usia 55 tahun, dan perempuan (KC-972) usia 53 tahun. 

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut menunjukkan, sebanyak 27 kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut didominasi kalangan usia produktif. Sebanyak tujuh orang di antaranya kalangan lanjut usia berumur 60 tahun ke atas. 

Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS), usia produktif didefinisikan sebagai penduduk berusia dianggap sudah mampu menghasilkan barang dan jasa dalam proses produksi, yakni berusia 15 hingga 64 tahun.

Mereka yang meninggal dunia akibat penularan Covid-19 berasal dari 14 kecamatan. Yakni Kecamatan Banyuresmi (5 orang), Karangpawitan (4 orang), Garut Kota (4 orang), Kadungora (3 orang), Tarogong Kidul (2 orang), Cigedug (1 orang), Sukawening (1 orang), Cilawu (1 orang), Leuwigoong (1 orang), Malangbong (1 orang), Bayongbong (1 orang), Tarogong Kaler (1 orang), Cisurupan (1 orang), dan Kecamatan Wanaraja (1 orang).      

Hingga 20 Oktober 2020, bila ditambahkan dengan kematian 38 pasien berstatus suspek maka total jumlah kematian kasus Covid-19 di Kabupaten Garut menjadi sebanyak 65 kasus.(zainulmukhtar)