UMK Jabar Diresmikan, Segini Besaran Tiap Kabupaten/Kota

UMK Jabar Diresmikan, Segini Besaran Tiap Kabupaten/Kota
istimewa

INILAH, Bandung-Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 telah diresmikan. Itu menyusul Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatagani Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor: 561/Kep.774-Yanbangsos/2020, pada Sabtu (21/11/2020).

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, penandatanganan kepgub tersebut dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Di mana akan menjadi acuan besaran upah tiap kabupaten/kota di Jabar.

 

"Adapun pertimbangan tersebut yang pertama menghargai apa yang mejadi usulan khususnya dari rekomendasi 27 kabupaten kota perihal besaran upah minimum tahun 2021," ujar Setiawan dalam konferensi pers yang digelar secara virtual dari Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (21/11/2020)

 

Selain itu, Setiawan menambahkan, pertimbangan juga berdasarkan saran dan pertimbangan dari Dewan Pengupahan Provinsi Jabar, serta alasan yang disampaikan 27 kabupaten/kota terkait besaran UMK yang direkomendasikan.

 

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, terdapat 10 kabupaten/kota yang merekomendasikan besaran UMK sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.

 

Ke-10 kabupaten/kota yang tidak menaikkan besaran UMK tahun 2021, yakni Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Banjar.

 

"Artinya, 10 kabupaten/kota ini tidak menaikan (besaran) UMK di 2021 ini dan masih mengacu pada (UMK) tahun 2020," jelasnya.

 

Sedangkan, Setiawan memaparkan, UMK di 17 kabupaten/kota lainnya mengalami kenaikan. Hal itu diputuskan berdasarkan pada inflasi dan laju pertumbuhan ekonomi, baik secara nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota.

 

"Tentu saja kami memandang hal ini merupakan keputusan yang telah disepakati," imbuhnya.

 

Setawan melanjutkan, khusus 10 kabupaten/kota yang tidak menaikkan besaran UMK-nya diberikan kesempatan untuk segera melakukan evaluasi pada semester pertama tahun 2021. Evaluasi mengacu pada tingkat inflasi dan LPE triwulan I dan II tahun 2021.

 

"Untuk itu, sangat memungkinkan yang tidak menaikan, seiring dengan pemulihan ekonomi, pastinya akan ada perbaikan," katanya. 

 

Menurut dia, sektor ketenagakerjaan terkena dampak besar pada masa pandemi COVID-19 ini. Di mana pihaknya mengantongi data terdapat 2.001 perusahaan terdampak dan berdampak pada sekitar 112.000 pekerjanya.

 

"Sementara perusahaan yang merumahkan pekerjanya sebanyak 987 perusahaan dan berdampak pada sekitar 80.000 pekerja dan ada yang terpuruk sampai mem-PHK-kan pekerjanya," katanya.

 

Dengan begitu, sejumlah pertimbangan tersebut sudah dilalukan secara matang. "Oleh karena itu l, kepgub yang ditandatangani hari ini diharapkan dapat diterima semua pihak," pungkasnya. 

 

Berikut besaran UMK tahun 2021 di 27 kabupaten/kota di Jabar:

 

1. Kabupaten Karawang: Rp 4.798.312

2. Kota Bekasi: Rp4.782.935,64

3. Kabupaten Bekasi: Rp 4.791.843,9

4. Kota Depok: Rp4.339.514,73

5.Kota Bogor: Rp4.169.806,58

6. Kabupaten Bogor: Rp4.217.206

7. Kabupaten Purwakarta: Rp4.173.568,61

8. Kota Bandung: 3.742.276,48

9. Kabupaten Bandung Barat: Rp3.248.283,28

10. Kabupaten Sumedang: Rp3.241.929,67

11. Kabupaten Bandung: Rp3.241.929,67

12. Kota Cimahi: Rp3.241.929

13. Kabupaten Sukabumi: Rp3.125.444,72

14. Kabupaten Subang: Rp3.064.218,08

15. Kabupaten Cianjur: Rp2.534.798,99

16. Kota Sukabumi: Rp2.530.182,63

17. Kabupaten Indramayu: Rp2.373.073,46

18. Kota Tasikmalaya: Rp2.264.093,28

19. Kabupaten Tasikmlaya: Rp2.251.787,92

20. Kota Cirebon: Rp2.271.201,73

21. Kabupaten Cirebon: Rp2.269.556,75

22. Kabupaten Garut: Rp1.961.085,70

23. Kabupaten Majalengka: Rp2.009.000

24. Kabupaten Kuningan: Rp1.882.642,36

25. Kabupaten Ciamis: Rp1.880.654,54

26. Kabupaten Pangandaran: Rp1.860.591,33

27. Kota Banjar: Rp1.831.884,83.