Di Garut, 942 Pasien Sembuh dari Covid-19

Di Garut, 942 Pasien Sembuh dari Covid-19
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Angka kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut mengalami peningkatan hingga mencapai sebanyak 942 orang.

Hal itu menyusul adanya penambahan sebanyak 47 pasien positif Covid-19 dinyatakan selesai masa pemantauan isolasi dalam perawatan rumah sakitnya alias berhasil sembuh dari Covid-19, Sabtu (21/11/2020). Mereka berasal dari 14 kecamatan. 

Yakni Kecamatan Samarang (13 kasus), Malangbong (8 kasus), Tarogong Kidul (6 kasus), Garut Kota (5 kasus), Sucinaraja (4 kasus), Wanaraja (2 kasus), Kersamanah (2 kasus), Cisurupan (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Sukawening (1 kasus), Cibatu (1 kasus), Cilawu (1 kasus), Kadungora (1 kasus), dan Kecamatan Cikajang (1 kasus).

Namun, Pemkab Garut tampak kesulitan mencegah penambahan kasus baru positif Covid-19 yang terus melonjak hingga jumlahnya kini mencapai sebanyak 1.465 kasus. Angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah menjadi sebanyak 30 kasus. 

Merujuk laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, hingga 21 November 2020 pukul 23.45 WIB, masih ada sebanyak 491 pasien tertular Covid-19 diisolasi dalam perawatan di rumah sakit, dan satu pasien lainnya menjalani isolasi mandiri.

Bupati Garut Rudy Gunawan pada 16 November 2020 sempat mengklaim tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Garut di atas 86 persen. Jumlah kasus positif Covid-19 di Garut sendiri per 15 September 2020 mencapai sebanyak 1.254 kasus dengan 23 kematian dan 673 kasus sembuh.

Pasien-pasien positif Covid-19 menjalani masa isolasi atau diisolasi dalam perawatan di rumah sakit dalam rentang waktu bervariatif. Beberapa di antara mereka dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani isolasi perawataan kurang dari sepekan. Beberapa orang lainnya dirawat lebih dari sepekan, bahkan ada yang dirawat hingga selama tiga bulan lebih sebelum akhirnya dinyatakan sembuh.

Semisal pasien perempuan usia 25 tahun asal Kecamatan Garut Kota (KC-747) dinyatakan sembuh pada 21 November 2020, setelah menjalani isolasi perawatan di rumah sakit selama 20 hari sejak dikonfirmasi positif terpapar Covid-19 pada 5 November 2020. Pasien pria usia 64 tahun asal Kecamatan Sukawening (KC-198) dinyatakan sembuh pada 17 November 2020, setelah dirawat selama 56 hari sejak dikonfirmasi positif terpapar Covid-19 pada 22 September 2020.

Pasien pria usia 43 tahun asal Kecamatan Cilawu (KC-87) bahkan baru dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi perawatan di rumah sakit lebih lama lagi. Dia dinyatakan sembuh pada 17 November 2020, setelah dirawat selama 77 hari sejak dikonfirmasi positif Covid-19 pada 4 September 2020.

Berbeda halnya dengan pasien pria usia 51 tahun asal Kecamatan Bayongbong (KC-57) yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada 20 Agustus 2020, setelah diisolasi perawatan selama enam hari sejak dinyatakan positif Covid-19 pada 14 Agustus 2020. (Zainulmukhtar)