Kades Diminta Ikhlas Antarkan Bantuan Beras Bupati ke Rumah KPM

Kades Diminta Ikhlas Antarkan Bantuan Beras Bupati ke Rumah KPM
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Saat penyerahan bantuan beras tahap ketiga dari Bupati Bogor di Desa Cibeureum, Cisarua akhir pekan kemarin, Wakil Bupati Iwan Setiawan meminta keikhlasan para kepala desa (Kades) dan Lurah.

Pasalnya, Pemkab Bogor sedari awal tidak menyiapkan anggaran untuk distribusi beras dari Gudang Bulog, Dramaga hingga ke 200.000 rumah keluarga penerima manfaat (KPM) di 40 kecamatan.

"Di saat pandemi Covid-19, kami minta keikhlasan kepala desa agar membantu masyarakat yang terdampak yaitu dengan cara mengantarkan bantuan beras Bupati Bogor ke rumah para KPM," ucap Iwan kepada wartawan, Minggu, (22/11).

Dia mengimbau, agar para Kades dan Lurah meneladani sikap jiwa  sosial para anggota TNI dan Polisi yang juga ikut menyalurkan bantuan beras Bupati Bogor.

"Mari kita berbuat yang terbaik buat masyarakat, TNI dan Polisi pun yang mengantarkan beras dari Dramaga hingga kantor desa atau kelurahan  hanya dibiayai untuk bayar bensin atau operasional saja. Kades atau Lurah saya himbau tiru jiwa sosial para anggota TNI dan Polisi," sambungnya.

Iwan menuturkan, untuk tahun ini tidak ada lagi bantuan beras atau bantuan langsung tunai, untuk tahun depan Pemkab Bogor masih melihat kondisi Bumi Tegar Beriman kedepan.

"Bantuan beras ini bantuan Bupati atau Pemkab Bogor yang terakhir, kalau kondisi masih pandemi Covid 19 kemungkinan akan ada BLT bisa dalam bantuan beras atau bentuk lain," tutur Iwan.

Sementara itu, Kades Cibeureum Rahmat Hamami menyatakan siap melaksanakan imbauan tersebut. Namun, dia tak menghalangi apabila masyarakat penerima KPM mengambil beras ke kantor desa.

"Kita lihat situasional, kalau masyarakat penerima KPM inisiatif mengambil maka kita berikan, kalaupun tidak tidak pemerintah desa siap mengantarkan bantuan beras Bupati Bogor ke rumah mereka," kata Rahmat.

Sedangkan, Camat Cisarua Deni Humaedi menjelaskan perlu kebersamaan dalam membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19, selain kades atau lurah, dia pun mengetuk hati orang-orang mampu.

"Selain TNI, polisi, kades dan lurah, orang-orang yang mampun saya rasa juga bersedia meminjamkan mobilnya untuk mengangkut bantuan beras buat tetangganya yang termasuk KPM," jelas Deni.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi menargetkan penyaluran bantuan beras Bupati Bogor tahap ketiga itu rampung pada Rabu (23/12/2020) mendatang.

"Tahun ini total ada 600.000 KPM yang mendapatkan bantuan beras Bupati Bogor dimana setiap KPM total mendapatkan 90 kg beras atau 30 kg pertahap," tukasnya. (Reza Zurifwan)