Pemkot Bogor Matangkan Persiapan Sekolah Tatap Muka

Pemkot Bogor Matangkan Persiapan Sekolah Tatap Muka
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Persiapan untuk memulai sekolah tatap muka awal tahun depan terus dilakukan Pemkot Bogor. Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pemkot Bogor tak segan-segan memberi sanksi kepada sekolah-sekolah yang tidak taat protokol kesehatan saat nanti kembali pembelajaran tatap muka.

Guna mengantisipasi kerumunan siswa selepas pulang sekolah, Pemkot Bogor melibatkan Satgas Pelajar dan Satpol PP Kota Bogor. Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, jika ada sekolah yang melanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Bogor Nomor 107.

"Perwali itu tidak pandang bulu. Jadi kalau ada yang melanggar ya kami tindak. Apalagi kalau potensi jadi klaster," ungkap di Balai Kota Bogor pada Senin (23/11/2020).

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach mengungkapkan pihaknya akan turut serta melakukan pemantauan bersama Satgas Pelajar di Kota Bogor. Sebab, salah satu titik rawan penyebaran Covid-19 adalah ketika para pelajar selesai mengikuti proses pembelajaran disekolah. Bukan tidak mungkin, para pelajar ini tidak langsung pulang dan memilih untuk nongkrong-nongkrong di banyak tempat.

"Ya kami antisipasi pasca jam sekolahnya itu, bagaimana mereka supaya tidak berkerumun dan kami akan bekerjasama dengan satgas pendidikan," tuturnya.

Agus juga menjelaskan, pengawasan protokol kesehatan juga akan dilakukan kepada sekolah-sekolah. Dimana sekolah bisa dikenakan sanksi jika melanggar protokol kesehatan dan SOP pendidikan yang sudah ditentukan.

"Perwali 107 itu kan sifatnya global, untuk semua tempat kegiatan dan tidak terkecuali sekolah. Jadi kalau ada yang melanggar ya akan kami jatuhkan sanksi," jelasnya.

Agus menerangkan, untuk meminimalisasi adanya pelanggaran, pihaknya akan mengerahkan tim merpati untuk memberikan edukasi.

"Jadi sebelum mereka buka, mereka sudah harus teredukasi dengan baik terkait dengan protokol kesehatan. Nanti kami akan kerahkan Tim Merpati agar memberikan edukasi," pungkasnya. (Rizki Mauludi)