Segeralah Urus Jenazah, Jangan Ditunda-tunda!

Segeralah Urus Jenazah, Jangan Ditunda-tunda!
Ilustrasi/Net

SESUNGGUHNYA perbuatan baik yang paling utama adalah yang disegerakan. Ini sesuai dengan apa yang biasa dilakukan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Dari Ali bin Abi Thalib, sesungguhnya Rasulullah berpesan padanya, "Wahai Ali, ada tiga perkara yang tidak baik kalau diakhirkan (jangan ditunda-tunda): salat jika sudah datang waktunya, jenazah jika sudah hadir, menikahkan anak gadis jika sudah datang jodohnya." (HR Turmudzi).

Dari Hatim Al-Ashom -rahimahullah- berkata:

"Dikatakan, "Ketergesa-gesaan itu dari setan, kecuali dalam lima perkara: menghidangkan makanan jika tamu telah hadir, mengurusi jenazah jika telah wafat, menikahkan anak gadis jika telah baligh, menunaikan utang jika telah jatuh tempo, dan bertobat dari dosa jika telah melakukan dosa". [HR. Abu Nuaim dalam Al-Hilyah (8/78)]

Dari hadis dan keterangan-keterangan hadis di atas, minimal ada 6 hal yang seharusnya disegerakan, salah satunya mengurus jenazah orang meninggal.  Apalagi ada hadis yang melarang mendiamkan jenazah berlama-lama. "Tidak sepantasnya mayat seorang muslim dibiarkan berlama-lama di tengah keluarganya." (HR Abu Daud).

Hadis lainnya menyebutkan, "Jenazah itu segera diurus. Seandainya dia orang baik, maka dia akan segera mendapatkan balasan kebaikannya. Seandainya bukan orang baik, agar segera lepas dari tanggungan kalian." (Muttafaq Alaih).

Jika jenazah digotong di atas pundak (menuju kuburnya), jika jenazah ini adalah orang saleh, maka dia akan berkata, "Segerakan aku." Dan jika jenazah ini adalah orang jahat, maka dia akan berkata kepada keluarganya "Celakalah aku, mau dibawa kemanakah aku ini" Semua makhluk mendengar suara ini, kecuali manusia. Seandainya manusia dapat mendengarnya pasti mereka akan pingsan." (HR Bukhari)