Tindaklanjuti Laporan ke Bawaslu, Tim Advokasi Bedas Datangi Polresta Bandung 

Tindaklanjuti Laporan ke Bawaslu, Tim Advokasi Bedas Datangi Polresta Bandung 
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Tim Advokasi pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung nomor urut 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Bedas) mendampingi pelapor dan saksi ke Polresta Bandung guna menindaklanjuti laporan ke Bawaslu.

Hal itu karena adanya dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan Kepala Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu dengan melakukan kampanye salah satu pasangan calon. Terlihat jelas di dalam sebuah video dalam acara tersebut Kepala Desa Tenjolaya turut mengajak masyarakat sekitar dengan mengisyaratkan dukungan terhadap paslon nomer urut 1 Kurnia Agustina–Usman Sayogi.

Ketua Tim Advokasi Bedas Dadi Wardiman mengatakan, pihaknya membuat laporan polisi sebagai tindak lanjut atas laporan ke Bawaslu karena tim advokasi menemukan dalam video singkat Kepala Desa Tenjolaya melakukan kampanye pasangan calon nomor urut 1. 

Dia menyebutkan, laporan polisi ini sebagai tahapan lanjutan apabila rekomendasi Bawaslu menyatakan cukup bukti untuk ditindaklanjuti ke proses selanjutnya.

“Prosedur pidana Pemilu memang cukup panjang. Jadi, setelah kita melaporkan dugaan pidana pemilu akan ditangani Sentra Gakkumdu di Bawaslu. Apabila dinyatakan terpenuhi unsur pidana pemilu setelah itu Bawaslu mengeluarkan rekomendasi untuk menindaklanjuti ke kepolisian,” ujarnya.

Dia menegaskan, aksi yang dilakukan Kepala Desa Tenjolaya itu diduga melanggar Pasal 71 UU Nomor 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. Pasal tersebut menerangkan tentang larangan terlibat kampanye bagi pejabat negara, pejabat daerah, ASN, TNI/Polri, Kepala Desa, dan perangkat desa. (Dani R Nugraha)