PKS Bakal Gelar Munas ke-5 di Bandung

PKS Bakal Gelar Munas ke-5 di Bandung
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) V di Hotel Mason Pine Parahyangan pada 26-29 November mendatang.

Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Al Habsy mengatakan, Munas V PKS akan mengusung tema utama Bersama Melayani Rakyat dengan meluncurkan gerakan #PKSPelayanRakyat. 

Dia menyebutkan, semangat dalam Munas V PKS adalah ingin menjadi lebih baik. Pada kepengurusan sebelumnya diluncurkan tagline Berkhidmat untuk Rakyat. Maka Munas V PKS akan melanjutkan semangat itu dengan tagline Bersama Melayani Rakyat.

"PKS harus semakin dekat dengan rakyat dan semakin hangat dengan rakyat. PKS pastikan semangat kolaborasi dan bekerjasama dengan seluruh komponen umat dan bangsa," kata Habib Aboe Bakar Al Habsy, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, ada empat agenda utama dalam Munas V PKS. Pertama, penyampaian dan sosialisasi kebijakan strategis partai. Kedua, arahan Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al Jufri.

"Selanjutnya yang ditunggu yakni pengumuman dan pelantikan Kepengurusan PKS 2020-2025 dan ditutup dengan Pidato Politik Presiden PKS Ahmad Syaikhu," ucapnya. 

Dia menambahkan, Munas V PKS akan digelar dengan menerapkan protokol Covid-19 yang ketat. Puncak Munas V PKS akan digelar pada 29 November, sementara peserta akan datang mulai 26 November. Setiap peserta dan panitia yang datang, wajib menjalani tes PCR dan karantina mandiri sambil menunggu hasil tes.

"Kenapa antara puncak acara dan awal acara jaraknya panjang, karena kami menerapkan protokol Covid-19 yang sangat ketat. Harus ada tes PCR Swab untuk seluruh panitia dan peserta, ada masa karantina sambil menunggu hasilnya, sehingga ini memerlukan waktu tersendiri," ujar dia. 

Dikarenakan Munas dilaksanakan dalam masa pandemi, kata dia, maka acara dikombinasikan antara offline dan online. Acara Offline hanya dihadiri peserta yang sangat terbatas yaitu anggota Majelis Syuro, para Ketua Bidang/Badan DPP, Ketua Komisi MPP dan DSP, serta Ketua Fraksi  PKS DPR RI dan MPR RI juga para Ketum DPW PKS. 

"Hal ini dilakukan sekali lagi dengan protokol Covid-19 yang sangat ketat," tandas dia. (Yogo Triastopo)