Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19

Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto-foto: Syamsuddin Nasoetion
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19
Foto Esai: Sang Penyelamat Warga Terdampak Covid-19

INILAH, Bandung - Panasnya mesin cetak plastik tak mematahkan semangat Iwan Ganiwan (57) dalam melanjutkan hidupnya di tengah wabah Covid-19. Di saat berbagai usaha, baik besar maupun kecil terpuruk bahkan menyerah, Iwan justru mampu bertahan dan terus memenuhi permintaan kliennya.

Selama 20 tahun, warga RW 11, Kelurahan Cisaranten Endah itu merintis usahanya dalam memproduksi asesoris mebel. Berbahan limbah plastik dari onderdil kendaraan, dia ubah
barang yang sudah tak berharga menjadi menjadi pernak-pernik mebel seperti gagang lemari, dudukan kaki sofa, dan dudukan cermin.

Dampak pandemi justru membuka kesempatan bagi Iwan untuk membantu sesama tetangganya yang mengalami keterpurukan ekonomi. Dari 16 orang karyawannya, terdapat 8 warga terdampak PHK. Sisanya, dia berdayakan ibu rumah tangga agar dapat penghasilan sampingan.

Setiap hari Iwan mampu memproduksi hingga 2.000 buah asesori atas permintaan klien dari pabrik dan toko mebel di wilayah Jakarta, Karawang, dan Tasikmalaya. Tak sedikit memang, namun bantuan tenaga dari warga sekitar rumahnya, permintaan produksi dapat terpenuhi.

Iwan dengan tulus membantu warga sekitar yang terdampak pandemi tanpa berharap apa-apa. Menurutnya ada kepuasan tersendiri ketika bisa menafkahi para pekerja yang berasal di sekitar tempat tinggalnya. Baginya mencari keberkahan hidup lebih baik dibanding mencari materi yang melimpah. (Syamsuddin Nasoetion)