Presiden Hadiri Pertemuan Virtual WEF tentang Indonesia

Presiden Hadiri Pertemuan Virtual WEF tentang Indonesia
Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan World Economic Forum (WEF) Special Virtual on Indonesia. (antara)

INILAH, Jakarta - Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan World Economic Forum (WEF) Special Virtual on Indonesia melalui video konferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Sebagaimana keterangan tertulis Biro Pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Rabu malam, forum ini mengangkat tema "Prioritas Indonesia pada Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi".

Mengutip keterangan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, forum ini merupakan bagian dari rangkaian Country Strategy Dialogue dari WEF yang mempertemukan pemerintah suatu negara dengan para pelaku bisnis global dan pemangku kepentingan lainnya dalam suatu sesi dialog strategis.

Forum membahas isu-isu yang tengah berkembang di negara tuan rumah, kawasan, dan global yang difokuskan pada pembangunan ekonomi negara tuan rumah sebagai pokok utamanya.

Sejalan dengan tema acara, dalam pembukaan acara ini Presiden Joko Widodo berbicara mengenai upaya pemulihan secara sinergis kesehatan dan ekonomi Indonesia.

Forum sendiri terbagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi khusus dengan Presiden RI dan sesi diskusi panel dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Luar Negeri, serta Menteri BUMN.

Pada kedua sesi, para petinggi perusahaan global berkesempatan melakukan dialog interaktif dengan Presiden RI dan para Menteri.

Pada forum tersebut, terdapat 43 perusahaan global yang terlibat. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak pada sektor finansial, infrastruktur, industri strategis, farmasi, jasa kesehatan, TIK dan digital, manufaktur, produksi hilir mineral, dan energi hijau dan terbarukan.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. Sementara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bergabung dari lokasi terpisah. (antara)