Liga 1 2020 Dapat Lampu Hijau, Ini Reaksi Budiman

Liga 1 2020 Dapat Lampu Hijau, Ini Reaksi Budiman
Foto: Muhammad Ginanjar

INILAH, Bandung - Liga 1 2020 akhirnya mendapatkan lampu hijau untuk bisa dilanjutkan. Kepastian itu terungkap setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyambangi Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri, Selasa (24/11/2020) lalu.

Pada pertemuan tersebut PT LIB menjelaskan beberapa hal terkait pelaksanaan Liga 1 yang rencananya akan dilanjutkan awal Februari 2021 mendatang. Terutama mengenai pentingnya menjalankan kompetisi sepak bola di tanah air. 

"Secara global kami menjelaskan pentingnya lanjutan kompetisi domestik. Manfaat dan perannya akan sangat besar. Bukan saja untuk sepak bola nasional secara menyeluruh namun juga guna meyakinkan dunia tentang sepak bola Indonesia sebelum terlaksananya Piala Dunia 2021," kata Direktur utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita 

Selain itu, PT LIB juga menjelaskan kepada pihak kepolisian hal-hal teknis yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan lanjutan Liga 1 dan Liga 2. Salah satunya yakni adanya protokol kesehatan yang sangat ketat, mengingat masih di tengah pandemi Covid-19.

"Dalam hal ini tetap memerhatikan dan mematuhi protokoler kesehatan. Kami informasikan kompetisi akan digelar tanpa penonton, dan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai standar FIFA, AFC, dan arahan Satgas penanggulangan Covid-19. Lebih dari itu kami juga menjelaskan akan dibuatkan peraturan agar suporter atau penonton tetap patuh pada protokoler kesehatan," bebernya. 

Kepala Baharkam, Komjen Agus Andrianto lantas memberikan tanggapannnya. Ia memastikan akan tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kompetisi.

"Terima kasih atas kehadiran dan informasinya. Pada prinsipnya kami akan memberikan dukungan penuh," ujar Agus.

Menyikapi hal itu, asisten pelatih Persib, Budiman mengaku sedikit lega. Diharapkan Liga 1 2020 yang sempat tertunda sejak pertengahan Maret lalu ini bisa terlaksana. 

"Itu yang kita harapkan semua insan sepak bola Indonesia. Mudah-mudahan bulan Februari sudah mulai," harap Budiman di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (26/11/2020). 

Budiman akui ketiadaan kompetisi ini berpengaruh besar, terutama dari segi finansial. Terlebih hal itu membuat gajinya mengalami potongan yang cukup besar. 

Sesuai dengan keputusan PSSI dan PT LIB, setiap klub diperbolehkan menggaji pemain dan pelatih sebesar 25 persen dari total gajinya. Dan bakal kembali menjadi 50 persen jika kompetisi sudah benar-benar berjalan, atau dimulai satu bulan sebelum kompetisi.

"Mudah-mudahan terlaksana karena kita mungkin penghasilan dari situ. Kita sangat mengharapkan sekali kompetisi digelar," harap Budiman. (Muhammad Ginanjar)