Pemkab Garut Kembangkan Desa Wisata di Jalur Reaktivasi KA

Pemkab Garut Kembangkan Desa Wisata di Jalur Reaktivasi KA
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Garut- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, mengembangkan desa wisata di sepanjang jalur reaktivasi kereta api Stasiun Cibatu-Garut untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

"Di antara (stasiun) Cibatu ke Garut itu, didorong pembuatan desa wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan di Garut, Kamis (26/11).

Ia menuturkan pemerintah pusat dan PT KAI telah mengaktifkan kembali jalur rel kereta api Stasiun Cibatu-Garut dalam rangka melayani transportasi massal dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi termasuk sektor pariwisata di Garut.

Pemkab Garut, kata dia, salah satunya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah melakukan persiapan untuk mendukung reaktivasi jalur kereta api tersebut dengan mendorong pengembangan potensi destinasi wisata di sekitar stasiun.

"Di sepanjang jalan kereta api itu ada halte-halte, jadi mereka bisa turun dan bisa menikmati desa-desa wisata yang ada di sekitar rel kereta api," katanya.

Ia mengungkapkan perkembangan desa wisata di Garut cukup luar biasa, bahkan ada beberapa desa wisata mendapatkan prestasi atau juara dalam perlombaan pembangunan  desa.

Jumlah desa yang sudah mengembangkan potensi wisatanya, kata dia, sebanyak 30 desa tersebar dengan menyuguhkan beragam daya tariknya sendiri.

"Sampai hari ini desa wisata yang ada di Kabupaten Garut itu lebih dari 30 desa wisata, tetapi ada beberapa desa wisata yang belum siap terkait dengan homestay-nya dan sebagainya," katanya.

Ia menambahkan, sejumlah desa di Garut masih banyak yang perlu dikembangkan potensi sektor pariwisatanya dan butuh pembinaan agar tempatnya lebih menarik dan tidak hanya sekadar keuntungan dari hasil penjualan tiket saja, tapi ada potensi usaha lainnya.

"Mereka baru siap terkait daya tariknya, jadi mereka masih konsep desa wisatanya masih jualan tiket, padahal kalau desa wisata itu adalah bukan hanya jualan tiket tapi jualan paket," kata Budi.