Main Game Sejenak Agar WFH Tak Membosankan

Main Game Sejenak Agar WFH Tak Membosankan
ilustrasi

INILAH, Jakarta - Pada situasi pandemi covid-19, pemerintah Indonesia menghimbau masyarakat untuk lebih sabar dan tidak berkerumun untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Tidak hanya itu, menganjurkan kantor pemerintah dan swasta untuk WFH (Work From Home) dan tinggal dirumah jika tidak ada keperluan yang penting.

Tentu saja akan sangat membosankan dan membuat jenuh bahkan stress, jika bekerja WFH hanya merupakan hal yang menjadi kegiatan sehari-hari sampai keadaan lebih aman dan terkendali.

Bermain game, bisa jadi kegiatan selingan yang efektif untuk refreshing dan menghibur diri disela sela kerja WFH dan berdiam dirumah.

"Bermain game adalah salah satu hal yang sering dilakukan banyak orang untuk mengatasi kejenuhan, salah satu game yang sangat menarik adalah freefire," ujar Rusdin yang merupakan pemilik web gameversi.com, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (26/11/2020).

Memang sebenarnya banyak sekali game online yang juga bagus dan menarik dan disukai banyak orang selain game free Fire.

Jenis game seperti football ataupun game online fighter dan game bersifat petualangan banyak digandrungi masyarakat.

Namun ada keistimewaan daripada game free fire ini, dimana game ini sangat familiar dan mudah digunakan serta mampu diinstal dijalankan di media android atau smartphone yang mempunyai memori dibawah 2GB.

Sedangkan kita tahu kebanyakan game saat ini hanya mampu dijalankan dan running dengan sempurna dengan menggunakan smartphone yang modern dengan rata rata memori yang dibutuhkan hingga 4GB.

"Selain support android dng Memori 2GB, game free fire juga mempunyai sensitivitas free fire yang merupakan istilah digunakan pemain game ini untuk memenangkan pertarungan," ujar Rusdin yang juga merupakan pecinta game online.

Game ini hingga kini sudah mempunyai player hingga 60 juta lebih didunia.

Masa pademi nampaknya membuat banyak sekali game online panen player baru. Ini mungkin efek dari kejenuhan masyarakat yang hingga saat ini harus stay dirumah karena covid-19 masih mengancam kesehatan seluruh masyarakat dunia. (inilah.com)