Zakat Kendaraan dan Rumah

Zakat Kendaraan dan Rumah
Ilustrasi/Net

Ada yang bertanya,"Assalamu alaikum,Ustadz, adakah zakat kepemilikan jika kita membeli kendaraan mobilmisalnyaatau rumah untuk digunakan sendiri?"

Waalaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.Tidak ada kewajiban zakat untuk kendaraan maupun rumah, kecuali jika properti tersebut dijadikan barang dagangan. Dalilnya, hadis dari Abu Hurairah radhiallahu anhu; Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Tidak ada kewajiban zakat bagi seorang muslim, terkait kudanya dan budaknya." (H.R. Bukhari dan Muslim)

Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menjelaskan, "Lafal kudanya dan budaknya. Kata kuda dan budak dinisbahkan kepada seseorang, secara khusus. Artinya, benda tersebut digunakan untuk melayani kepentingan pribadi. Dia gunakan dan dia manfaatkan, sebagaimana pakaian, rumah yang dia tinggali, atau mobil yang dia gunakan, meskipun untuk disewakan. Semua benda ini, tidak ada kewajiban zakatnya, karena orang menggunakan benda ini untuk dirinya dan tidak diperdagangkan; dia membeli hari ini, kemudian dia jual besok ." (Asy-Syarhul Mumti, 6:142)

Sementara itu, dalil bahwa setiap barang yang disiapkan untuk diperdagangkan ada kewajiban zakatnya adalah hadis dari Samurah bin Jundab radhiallahu anhu, bahwa beliau mengatakan, "Sesungguhnya, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan kami agar mengeluarkan zakat untuk barang yang kami siapkan untuk diperdagangkan." (H.R. Abu Daud; dinilai sahih oleh Syekh Abdul Aziz bin Baz).Allahu alam. [mozaik.inlah.com]