Kota Bandung Kejar Predikat Tertinggi Penilaian Kota Laik Anak

Kota Bandung Kejar Predikat Tertinggi Penilaian Kota Laik Anak
istimewa

INILAH, Bandung - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung terus menggagas berbagai program untuk meraih prestasi tertinggi predikat kategori Kota Laik Anak. 

Kepala DP3APM Kota Bandung Tatang Muhtar mengatakan, Kota Bandung masih berada peringkat ke tiga untuk kategori Kabupaten/Kota Layak Anak. Menurutnya, saat ini belum ada kabupaten/kota yang meraih peringkat pertama

"Ada lima predikat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama dan Kabupaten/Kota Layak Anak. Sekarang berada di ke tiga yaitu predikat Nindya. Yang tertinggi di Indonesia itu baru predikat Utama, yaitu Denpasar, Solo, dan Surabaya," kata Tatang pada Sabtu (28/11/2020). 

Menurutnya, Pemkot Bandung saat ini terus berupaya dalam meraih predikat tertinggi penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak. Pihaknya telah membuat suatu program yang menjadi salah satu indikator penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak.

"Salah satu indikator terkait Kota Layak Anak adalah dikelurahan, kecamatan, dan kota harus ada gugus tugas, ruang bermain ramah anak. Kita ada Pusat Pelayanan Kreatifitas Anak (P2KA) yang menjadi tempat bermain, belajar. Kita harapkan nanti di 151 kelurahan memiliki ruang yang minimal mirip," ucapnya. 

Sambung dia, masih banyak indikator-indikator lain harus yang dipenuhi untuk mencapai kategori Kabupaten/Kota Layak Anak. Menurutnya, indikator-indikator tersebut akan dipenuhi secara bertahap Pemkot Bandung.

"Ada terbagi sebanyak lima klaster, tetapi itu berbagai indikator. Diantaranya ruang bermain ramah anak, lingkungan sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak dan lain-lain. Di Indonesia yang sudah mencapai kategori utama itu tiga, solo, surabaya, dan Denpasar," ujar dia. (Yogo Triastopo)